Selasa, 07 April 2020

REVIEW ACTIVEC EGF INTENSIVE PORE REPAIRING AND FIRMING MASK

Sheet mask menjadi kegemaran ku untuk boost my skin dengan kandungan essence didalamnya. Salah satu sheet mask yang aku coba adalah ACTIVEC EGF Intensive Pore Repairing and Firming Mask yang dikirim ke aku sejak dua bulan yang lalu. Ya, aku sengaja memberi review agak lama karena sheet mask nya isinya 5pcs, jadi aku kepengen tau bagaimana performanya dia dua kondisi : wajah normal dan wajah berjerawat. Sehingga bisa ambil kesimpulannya. Sebelumnya pada tahu nggak sih ActiveC ini brand dari mana? Mari kita kenalan dulu yuk. 

ABOUT ACTIVEC EGF INTENSIVE PORE REPAIRING AND FIRMING MASK

ActiveC merupakan brand high tech skincare asal Switzerland dengan mengusung active ingredients didalamnya seperti Stem Cell, EGF I-sol, etc. Tagline ActiveC adalah Beauty in Activeness

Produk yang diperkenalkan di Indonesia dan baru masuk adalah ActiveC EGF Intensive Pore Repairing and Firming Mask. Tentunya aku bersemangat mencoba karena disalam satu kotaknya terdiri dari 5 sheet mask. 

Klaim Produk : EGF Inspired Stem Cell under skin, Clean and Absorb Pigment to Repair Pore, Balance PH Level and keep comfortable status, Deep Moisture with Ampoule Concentrated HA. 

PRODUCT INFO

Brand : ActiveC 
Product Name : EGF Intensive Pore Repairing and Firming Mask 
Price : Around Rp 56.000/each, Rp 250.000 per box
Netto : 0.85fl.oz/25mlx5Pcs
Expired date : 2022
Manufactured by : Mattenhot Weissenbuhl, Berne
Website : www.activec.tech
Instagram : @activec.tech

PACKAGING
Kemasannya on point. Sleek minimalism dengan sentuhan black and gold. Aku suka. Box nya cukup kokoh dan didalamnya terdapat 5 sheet mask. Informasi yang tertera pada kemasan juga lengkap menjelaskan tentang Active Ingredients yang diusung brand ini. 

Terdiri dari informasi Ingredients, klaim produk, cara penggunaan , website, tempat produksi, expired date, netto, dan barcode. 
Tidak ada masalah dan cukup detail dari sisi kemasan. Sehingga konsumen dapat menyimpulkan produk awalnya.

ACTIVE INGREDIENTS

Karena brand ini sangat menekankan Active Ingredientsnya mari kita bahas lebih lengkap ya. ActiveC menggunakan ampoule Intensive Activating Essence yang bahan utama eseencenya adalah Hyaluronic Acid. Antara essence dan sheet mask nya terpisah oleh sekat di plastik sheet masknya.
Kandungan utama lainnya adalah Stem Cell dan merupakan bahan yang paling efektif di Swiss. Stem Cell yang digunakan berasal dari tumbuhan, yang memiliki kemampuan untuk meregenerasi kulit dan memperbaiki kondisi kulit. Selain itu ada Ingredients EGF (Epidermal Growth Factor) yang berfungsi sebagai sebagai sinyal untuk behave your skin Cell sehingga tampak muda dan sehat. Selain itu juga ada kandungan Snail secretion filtrate sebagai anti-aging dan skin repair. 

Dengan konsep essence dan sheet masknya terpisah dengan I-SOL technologi sehingga Active Ingredientsnya tetap segar sekitar 95%. Yummy kan. 

 Dari awal aku melihat ini cukup menarik. Karena jarang sheet mask yang memisahkan essence dan fabric sheet masknya itu sendiri. Tenang bagian box terdapat cara penggunaan yang cukup unik.

MATERIAL SHEET MASK
Sheet mask nya berwarna hitam dengan material  Graphene Material yang bertujuan untuk menghasilkan infrared sehingga absorb pigment lebih baik serta membersihkan pori pori lebih mendalam. Aku suka sekali konsepnya. Bener high tech ya. Dan jika dilihat lebih seksama sheet mask nya ada semacam pola hexagonal di bagian depan.

TEXTURE AND SCENT

Teksturnya sangat kental dan slimey just like Snail filtrate. Berwarna bening dan cukup penuh isinya bahkan tertinggal di kemasannya. Tidak ada wangi yang spesifik. Yang mana aku demen. Tidak ada kandungan Alcohol atau Fragrance.  Memang terdiri dari beberapa natural ekstrak. 

HOW TO USE
1. Lipat kemasan sheet mask sesuai dengan dot lines di bagian belakang kemasan. 
2. Tekan essence yang terpisah letaknya saat di lipat kebagian dalam sheet mask. Sehingga melebur dengan sheet mask dan tekan tekan pelan hingga merata. 
3. Tunggu 1 menit hingga essence menyerap sempurna kedalam sheet mask.
4. Ambil sheet mask dalam kemasan. Tempatkan ke wajah dan pakai hingga 10-20 menit. 

PERFORMA 

Seperti yang aku bilang, aku sengaja mencoba di dua kondisi kulitku : saat lagi normal dan saat sedang berjerawat. Ternyata dua kondisi tersebut bikin aku mengambil kesimpulan : 

Sheet mask dari ActiveC ini performanya sesuai dengan klaimnya. Saat wajah sedang berjerawat, membuat wajah kalem dengan efek shootingnya. Tidak ada efek tingling saat terkena jerawat dan tidak memperparah jerawat. Malah menurutku jerawat cepat sembuh dan Mateng karena Snail filtrate dan Stem Cell dalam bahan aktifnya. Juga karena bahan sheet masknya yang membersihkan pori secara mendalam. Saat wajah normal, aku merasakan wajah terhidrasi dengan baik. Terasa wajah lebih plumpy dan wajah glowing sehat. 

Aku menggunakan masker ini selama 25 menit. Ini tipikal masker yang bakal mengering jika dipakai terlalu lama. Essence nya pun cepat menyerap. Hanya perlu di tap tap dan tunggu beberapa menit. Tidak lengket dan tidak pengap. Aku approve.

Nilai plusnya lagi, sheet mask nya menempel dengan cukup baik dan pas dengan kontur wajahku yang kecil. Hanya sisa sedikit di bagian dagu. 

Kesimpulan akhirnya aku sangat menikmati kegiatan memakai sheet mask dari ActiveC ini. Gak heran harga pun termasuk pricey tapi kualitasnya jempolan sih. 

Tertarik mencoba? Bisa ke Shopee Misscindy69 untuk beli ActiveC sheet mask ini karena memang hanya baru terjual disitu saja. 





Rabu, 25 Maret 2020

REVIEW SUNPLAY SUNSCREEN LOTION SPF99+PA++++


Hai Kembali lagi menulis tentang sunscreen. Mulai dari dua tahun lalu tepatnya, aku sudah cukup rutin untuk gak skip sunscreen dan re-apply setiap 3-4 jam sekali. Dan memang kerasa sekali perbedaannya. Wajahku yang sebelum mendalami skincare, banyak terdapat garis halus dan terlihat lebih tua dari seharusnya. 

Aku berkenalan dengan Sunplay High UV Defense sunscreen lotion ini awalnya untuk keperluan Travelling ke Kuala Lumpur, Malaysia. Ingin mencari yang lebih kuat proteksinya karena memang disana pasti seharian di luar ruangan dan panas-panasan. Dengan harga yang affordable akupun ingin membuktikan kehebatan sunscreen ini. Dan tidak hanya di Malaysia saja, aku juga gunakan saat bermain di Pantai Mangrove Medan yang notabene full terpapar sinar matahari. 

Bagaimana performanya? Apakah cukup ampuh melindungi? Mari kita bahas pelan pelan yuk, Sahabat. 

ABOUT SUNPLAY ULTRA PROTECTION SUNSCREEN LOTION


Suncsreen ini merupakan produk keluaran dari Rohto. Sudah tahu kan brand dibawah naungan perusahaan ini ada Lip on Lip, Acnes, termasuk Sunplay. 

Sunplay Ultra Protection SPF99+PA++++ cocok untuk melindungi kulit dari aktifitas luar ruangan dalam jangka waktu yang panjang. 
  • Dengan SPF99+PA++++ untuk perlindungan maksimal terhadap radiasi sinar UV-A dan UV-B. 
  • Sangat tahan air & keringat
  • Tekstur yang ringan seperti air dan terasa lembut saat digunakan
  • Rendah iritasi dan tidak mengandung alkohol

PACKAGING

Sunplay ini dikemas dalam Mika bening tebal di bagian tengah gantungan karton. Dalam karton tersebut mencakup informasi klaim produk, aturan pemakaian, komposisi, barcode, manufaktur, expired date, dan BPOM Nomor.


Produknya sendiri berbentuk tube bulky yang cukup compact dibawa berpergian dan bisa di pouch kecil sekalipun. Cocok memang karena packagingnya praktis dengan dominasi warna putih pada body dan cap warna merah dengan model ulir. Tutupnya cukup secure karena terdapat bungi click ketika dirapatkan, sehingga tidak takut kalo produk meleber dibawa kemana-mana. 

APPLICATOR


Sunscreen dari Sunplay ini bentuknya corong. Diameternya cukup pas untuk tekstur liquid. Jadi nggak kebanyakan dan gak susah mengeluarkan produknya juga. So far, tidak ada masalah. 

TEXTURE AND SCENT


Teksturnya liquid-y dan berwarna putih. Sangat pekat warnanya. Terasa encer.  Wanginya di penciumanku seperti wangi chemical tapi gak strong. Gak lingering di wajah juga jadi hanya awal pemakaian saja. 

PERFORMA 


Aku pakai ini saat memang memutuskan bakal keluar rumah lama dan panas-panasan. Tes performa yang pertama adalah saat aku Travelling Ke Kuala Lumpur. Sebagai informasi, sunscreen ini bukan hanya untuk wajah ya, tapi bisa digunakan di badan. Yeay.


Teksturnya yang liquidy sangat mudah dikeluarkan dari tube nya. Sangat kental dan putih. Mudah dibalurkan. Tapi untuk meratakan warnanya butuh ketelitian karena ini tipikal physical sunscreen dan ini ada kesan silicon-y nya saat dibalurkan. Karena memang saat dilihat di ingredientsnya tidak silicone free. Takutnya jika gak diperhatikan saat pemakaian, ada sisi yang gak sama warnanya. 

Terasa awal pemakaian whitecast yang cukup terlihat, tapi setelah 15 menit kemudian turun warnanya seperti efek tone up. Aku suka. Di aku finishnya lebih ke dewy. Ditandemin sama bedak tabur lebih cakep. 

Saat di Malaysia, saat keringatan juga gak luntur. Oil controlnya lumayan hanya di area T-zone saja dan bearable. Gak gerah saat dipakai dan gak greasy. 

Saat di pantai, aku gunakan ini juga. Aku approve kemampuannya untuk melindungi wajah padahal aku terpapar sinar matahar langsung selama 2 jam straight. 

Banyak yang takut pake ini karena whitecast nya berlebihan. Kembali lagi ke tone kulit masing masing ya. Karena whitecast ini kan preference masing masing. Baiknya lagi saat re-apply sunscreen ini harus ada base pelembap biar gak cracking. 

Sunplay memang cukup terbukti performanya melindungi karena high uv protection hingga 99+PA++++. Kuncinya, setelah menggunakan sunscreen ini harus double cleansing yang bener. Oil base/ water base, kemudian face wash. Biar gak menimbulkan jerawat..

Aku hanya pakai ini saat memang bakal ada rencana panas-panasan seharian. Cocok buat Travelling, pantai, dan banyak yang sudah pakai untuk berenang . Apalagi Sunplay ini mudah dicari dan harganya murah. 

Ada yang pernah coba? 




Kamis, 12 Maret 2020

PRUCinta - Asuransi Syariah dari Prudential Indonesia. #BuktikanCintamu untuk Keluarga

Cinta itu luas ruang lingkupnya. Tidak hanya untuk orang tua, anak, pasangan, sahabat, bahkan ke sesama.

Cinta juga banyak metode untuk mengekspresikannya baik dengan kata indah, pemberian hadiah, perhatian, sentuhan. Aaah cinta, satu kata yang berjuta maknanya ya.

CINTA HIDUP SELAMANYA, KITA TIDAK

Seuntai kalimat itu sukses menohok hati dan pikiran ku. Sepotong kalimat itu yang mendasari event hari Minggu, 09 Maret 2019 bertempat di Coffee Wak Noer dengan  Peluncuran Asuransi Syariah PRUCinta . Suasana intimate dan syahdu pun tercipta. Turut hadir media dan blogger untuk menyemarakkan jalannya acara. 

Pernah nggak sih kita berpikir apa yang sudah kita tinggalkan untuk orang terkasih jika kita pergi secara mendadak?
Apakah cukup hanya simpanan atau aset yang ada sekarang?
Sudahkah kita yakin bahwa keluarga terkasih dapat melanjutkan hidup dengan nyaman saat kita tiada? 

Apalagi bagi yang sudah memiliki keluarga dan punya tanggungan anak. Tentu cinta masa sekarang tak cukup untuk pembuktian di masa 'nanti'. Perlu bukti nyata untuk menunjukkan cinta kalau kita sudah tiada. Agar anak atau istri dapat bisa tenang melanjutkan hidup.

Tepat jam 2 siang, acara pun dibuka dengan sepotong video beberapa narasumber yang diwawancara tentang bukti nyata cinta mereka setelah mereka tiada. Ada yang menjawab hanya punya dana darurat dua tahun, ada yang bilang belum ada, ada yang terdiam dan menghela napas.

Ini pun terjadi dengan saya saat menonton video tersebut. Cukup membuat saya berpikir panjang. Untuk kasus saya selaku istri yang bekerja di rumah dan suami yang menjadi tulang punggung keluarga dan seringnya terpisah jarak, ini pun menjadi momok yang menakutkan dan pembicaraan ini sangat kami hindari. Karena merasa kami pasangan muda dengan dua anak kecil. Sepertinya kehidupan 'nanti' itu masih panjang. 

Mari berkaca pada nasehat Imam Al- Ghazali " Yang paling dekat adalah Kematian". Sungguh nasehat yang terpatri jelas di ingatan bahwa kita harus mempersiapkan kematian baik ilmu, agama, dan warisan kepada keluarga tercinta. 

PRUDENTIAL INDONESIA LUNCURKAN ASURANSI JIWA SYARIAH PRUCinta

Saat ini, kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jiwa masih rendah. Data dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menunjukkan bahwa pada 2019, tingkat penetrasi asuransi jiwa di Indonesia baru mencapai 1,2% dibandingkan total Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ino masih tertinggal dari negara-negara Asia lainnya seperti Korea Selatan (8,4%), Jepang (6,2%), dan Tiongkok (2,8%). 

PT.Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) hari Minggu, 9 Maret meluncurkan asuransi jiwa syariah PRUCinta untuk memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia dalam mengelola kesejahteraan mereka. Dengan sejumlah keunggulan seperti santunan meninggal yang lebih optimal, kehadiran PRUCinta menegaskan komitmen kuat Prudential Indonesia selama hampir 25 tahun dalam mendengarkan, memahami dan mewujudkan berbagai kebutuhan perlindungan nasabah dan masyarakat Indonesia. 

Bondan Margono, AVP Sharia Sales & Training Prudential Indonesia, menjelaskan "Unit Usaha Syariah Prudential Indonesia telah mengembangkan berbagai macam soukis perlindungan dan terus menjadi pemimpin pasar asuransi jiwa syariah sejak diluncurkan pertama kali pada 2007. Seiring Waktu, tren permintaan atas produk keuangan berbasis Syariah terus meningkat, oleh karena itu Prudential Indonesia memperluas protofolio perlindungan berbasis Syariah untuk semua (sharia for all) dengan menghadirkan PRUCinta. Solusi terbaru ini adalah bentuk warisan cinta nasabah terhadap orang- orang terkasih karena hanya cinta yang dapat hidup selamanya." 

FAKTA MENARIK TENTANG LAHIRNYA PRUCinta- ASURANSI JIWA SYARIAH 

PRUCinta : Produk asuransi jiwa tradisional berbasis syariah terbaru dari Prudential Indonesia yang menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia untuk melindungi orang-orang tercinta mereka. 

PRUCinta Lahir di tengah masih minimnya pemahaman pengelolaan keuangan masyarakat Indonesia, khususnya pada produk-produk asuransi syariah. Faktanya Indeks Literasi asuransi syariah hanya 2,51% dan iklusi syariah hanya 1,92%. Selain itu berdasarkan data AAJI Kuartal Tiga, tercatat ada 17,8 Juta peserta asuransi jiwa individu, namun hanya 1,3 juta orang yang memiliki polis syariah. Padahal, asuransi jiwa merupakan instrumen investasi penting untuk mengantisipasi risiko meninggalnya sumber pendapatan utama keluarga yang dapat terjadi kapan saja serta dapat mempengaruhi kesejahteraan keluarga. 

"Ditengah berbagai ketidakpastian dan masih rendahnya indeks literasi dan inklusi asuransi syariah, Prudential Indonesia mengembangkan PRUCinta sebagai solusi simpel, mudah dipahami, terjangkau, dan sangat relevan untuk melengkapi kebutuhan keluarga akan asuransi traditional berbasis syariah dengan berbagai manfaat yang menarik," Bondan menambahkan. 

Lebih lanjut menurut data dari OJK, mayoritas masyarakat Indonesia yang memiliki tujuan keuangan fokus semata-mata untuk memenuhi kebutuhan harian mereka, hanya 1,5% yang mempersiapkan dana darurat. Tentunya hal ini sangat berisiko untuk kelangsungan keluarga karena jika terjadi sesuatu yang mendesak, seperti musibah kehilangan sumber pendapatan utama, maka jangka waktu ketahanan keuangan mereka relatif lemah. Hampir tiga dari empat orang (72,1%) mengakui hanya mampu bertahan kurang dari tiga bulan, bahkan sebagian di antaranya tidak lebih dari satu bulan. 

Di berbagai belahan dunia, penyebab utama kematian masih didominasi oleh Penyakit Tidak Menular (PTM), yaitu sebesar 60,26%, disusul oleh Penyakit Menular sebesar 29,02%. Namun Di balik itu, risiko kematian akibat kecelakaan - baik itu kecelakaan lalu lintas, bencana alam, kebakaran dan lainnya juga masih mengintai, yaitu sebesar 10,19%. Artinya, risiko kematian dapat terjadi pada siapa pun, dan kapan pun. Oleh karena itu, asuransi diperlukan untuk melindungi ketahanan keuangan keluarga. 

MENGAPA PERLU MEMILIKI ASURANSI SYARIAH PRUCinta?

Himawan Purnama, Head of Product Development Prudential Indonesia memaparkan "Berbagai pakar finansial menyarankan tiap keluarga perlu menyiapkan dana darurat untuk kondisi mendesak dan tak terduga, seperti meninggalnya sumber penghasilan utama. Dana ini harus dengan mudah dicairkan dan mencakup minimal total pendapatan rumah tangga selama satu tahun.

KEUNGGULAN PRUCinta BAGI NASABAH TERCINTA

Ketika Pemberi Nafkah meninggal dunia tentu muncul biaya tak terduga seperti biaya pemakanan dan lain lain. Selain itu, terhentinya penghasilan yang selalu didapatkan. 

Beberapa Keunggulan PRUCinta :

  • Cukup bayar kontribusi selama 10 tahun dengan perlindungan sampai 20 tahun. Jadi di tahun ke 11 - tahun 20 tidak perlu lagi membayar. 
  • Sistem e-statement saat awal kesepakatan yang dikirim langsung ke email. Juga e-polis serta e-transaction statement saat sudah berjalan. 
  • Selalu Autodebet Rekening Tabungan/Kartu Kredit. 
  • Tidak pernah Lopsed
  • Premi minimal Rp 300.000 setiap bulannya atau disesuikan dengan kondisi ekonomi masing masing keluarga. Tentunya akan dipandu secara jelas dan detail oleh Tenaga Pemasar yang berlisensi syariah dan tersebar di seluruh Indonesia. 
  • Tambahan 10% Nilai Tunai dari total kontribusia & dibayarkan saat jatuh tempo.


MANFAAT PRUCinta

Demi melindungi ketahan keluarga, PRUCinta memberikan manfaat santunan meninggal dunia dari Dana Tabarru yang lebih optimal selama 20 tahun dengan pembayaran kontribusi selama 10 tahun. PRUCinta juga menawarkan manfaat jatuh tempo berupa nilai tunai Dari Dana Nilai Tunai yang dimaksimalkan setara 100% kontribusi yang telah dibayarkan jika tidak ada klaim selama masa kepesertaan. 

Selain itu, untuk memberikan ketenangan pikiran, PRUCinta juga memberikan manfaat 3x santunan asuransi meninggal akibat kecelakaan serta 4x santunan asuransi meninggal, dari Dana Tabarru dan sesuai ketentuan Polis, jika insiden tersebut terjadi dalam periode enam minggu sejak tanggal 1 Ramadan yang ditetapkan oleh Pemerintah. 

PRUCinta dapat digunakan untuk berbagi ke sesama dengan bentuk Wakaf Hidup dan Wakaf Wasiat. 
•Wakaf Hidup dilakukan saat manfaat Jatuh Tempo di akhir tahun 20 dibayarkan (berupa nilai tunai)
•Wakaf Wasiat dilakukan saat santunan asuransi dan atau Nilai Tunai Dibayarkan. 

APA PENDAPAT NASABAH SETIA PRUDENTIAL INDONESIA MENGENAI PRUCinta?

Ibrahim Imran yang akrab dipanggil Baim, musisi dan ayah dari dua orang putri yang juga merupakan nasabah Prudential Indonesia menyambut baik peluncuran PRUCinta karena sejalan dengan bentuk perlindungan yang ingin dia berikan untuk keluarganya. Baim percaya bahwa mencintai adalah melindungi. Baginya Artika, Abbey dan Zoe adalah harta terpenting. Menurutnya, karena sewaktu-waktu bisa saja dia harus mendahului mereka, maka perlu persiapan yang maksimal untuk memastikan kesejahteraan hidup mereka.

 Terlebih lagi, pekerjaannya yang sangat mobile dan sering travelling sehingga banyak sekali risiko yang mungkin dihadapi. Memiliki PRUCinta jadi langkah kecil Baim memberikan solusi perlindungan yang besar untuk orang-orang yang dia cintai. 

HARAPAN PRUCinta UNTUK KELUARGA INDONESIA
Akhirnya sesi intimate sharing dengan para narasumber ahli memasuki bagian terakhir yaitu Peluncuran PRUCinta sebagai produk baru asuransi jiwa syariah kepada masyarakat kota Medan. Tak lupa pula berfoto bersama kepada seluruh Media dan Blogger yang hadir. 

Tertarik dengan Asuransi Jiwa Syariah PRUCinta? Bisa menghubungi langsung tenaga pemasar ahli dan berlisensi resmi. Untuk info selanjutnya bisa follow instagtam @prudential_id








© Natrarahmani
Maira Gall