review hotel
Tampilkan postingan dengan label review hotel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Agustus 2019

STAYCATION DI GRAND ASTON CITYHALL MEDAN


Bulan Juni kemaren adalah bulan paling capek dan banyak schedule karena Lebaran dan Road Trip pula ke Medan- Padang. Badan serasa rontok dan udah niat kalo suami pulang mau leyeh leyeh sambil ngerayain ulang tahunnya nanti di hotel saja. Pilihan kami kali ini jatuh ke Grand Aston City Hall Medan.

Tepat tanggal 15 Juni dan kebetulan weekend,  kami pun berangkat ke sana yang emang nggak jauh dari rumah. Hanya 10 menit saja jika menggunakan kendaraan pribadi. Hanya kadang macet Medan aja yang kagak nahan. Grand Aston City Hall Medan ini letaknya sangat strategis, dibelakang gedung lama Balai Kota yang sekarang menjadi restoran The Heritage tanpa menanggalkan esensi gedung  yang sudah dibangun di jaman Belanda.

Selain itu, hotel ini berseberangan dengan Merdeka Walk yang merupakan pusat kuliner dan hangout  di Medan. Dan dilingkupi juga dengan gedung perkantoran, stasiun kereta api, kantor pos, dan bank. Sudah cukup menunjukkan kalo hotel ini terletak di jantung kota Medan dengan segala hingar-bingar yang menyatu dengan nafas kota ini.

Waktu menunjukkan pukul jam 1 siang saat kami memasuki area hotel. Tersedia parkir baik outdoor maupun indoor. Khusus parkir  indoor Grand Aston, areanya termasuk kecil dan penerangan yang kurang kalo menurut aku. Parkir ini langsung menuju bagian lift untuk mengarah ke Lobby Hotel. Karena tentengan yang banyak (iyaaa nginap sehari aja pasti banyak itu bawaan), kami pun tiba di Lobby. Ternyata antrian cukup panjang yang bertepatan juga dengan jam check out.

Setelah menunggu cukup lama sekitar 15 menit, kami pun dilayani bagian Receptionist. Untung sebelumnya disajikan Welcome Drink jadi nggak butek nungguinnya. Anak anak udah daritadi bermain sekitar lobby hotel. Tidak ada kesan spesifik untuk design lobby nya, hanya mengusung konsep classic dengan sofa sofa besar dan lampu gantung yang massive. The Heritage terletak di sebelah kanan dari lobby. Oh ya, Grand Aston CityHall Medan ini punya beberapa restoran/cafe yang bisa dicoba. Cukup banyak juga dengan makanan beragam yang bisa dipilih sesuai selera. Bisa juga reservasi langsung ke Resto nya jika ada acara kumpul keluarga atau bersama kerabat.

Oke, balik lagi. Kami memesan kamar Aston Spa dan ternyata saat itu belum available karena masih dilakukan pembersihan. Setelah ditanya, ternyata membutuhkan waktu setengah jam - satu jam kamar ready. Wow, cukup lama juga pikir saya. Mereka langsung menawari untuk memakai kolam renang selagi menunggu dan barang bisa dititipkan dahulu. Seperti tahu kalo aku mulai jengkel akhirnya mengiyakan. Oke baiklah biar anak anak nggak bosan, kami pun tergerak untuk berenang.

AREA KOLAM  RENANG GRAND ASTON CITY HALL


Area kolam renangnya terletak di Lantai 3 dengan front desk yang apik. Mereka langsung menanyakan room kita menginap dan langsung diberikan handuk bersih. Anak-anak udah nggak sabar nyebur. Area kolam renangnya tidak besar tapi cukup bersih. Tersedia changing room di sudut yang proper. Tersedia juga bar jikalau kita ingin memesan makanan atau minuman. Pemandangan disini adalah gedung gedung tinggi termasuk balai kota sendiri. Tersedia tempat duduk yang berjejer rapi.


Setelah lebih setengah jam dan matahari cukup terik (karena sudah jam setengah tiga), aku pun kepikiran buat menanyakan kamar yang tersedia. Karena tadi sempat meninggalkan nomor hp dan belum dihubungi saja. Akhirnya kami beberes dan langsung menuju Lobby . Ternyata setelah di cek mereka seperti lupa kalo punya pelanggan yang masih luntang lantung. Akhirnya setelah menunggu 5 menit, kami pun langsung menuju kamar. Lumayan lama juga sih jarak waktu sampai kamar Ready, sekitar 1,5 jam. Huhuhu.

ASTON SPA

Tapi semua terbayar dengan kamar yang kami pilih. Aston Spa ini bergaya khas jepang dengan pernah pernik yang cantik Tempat tidurnya pun tidak punya kerangka, menyatu langsung dengan lantai kayu. Baik meja, tempat duduk, ornamen dinding kesemuanya design ala jepang. Kami memilih kamar ini karena tersedia Jacuzzi yang cukup besar didalamnya dan terhubung langsung dengan toilet. Jacuzzi ini juga tersedia shower didalamnya.  Niatnya emang nggak pengen lagi berenang di lantai 3, jadi biar anak anak puas puasin aja berenang di kamar. Seperti yang aku bilang di awal, kepengen leyeh leyeh sambil bercerita. 



Sehabis magrib, kami udah niat pengen eksplore Merdeka Walk. Iya kami bukan tipikal keluarga keluar malam. Asli selama menikah baru kali ini kami kesini malam minggu bawa anak-anak pula. Jadi ini pertama kali mereka malam malam ke Merdeka Walk. Pake baju apa? Pake baju tidur. Haha. Soalnya dekat banget, nyebrang langsung nyampe.

Merdeka Walk waktu itu rame pol dan kami pun langsung cari tempat makan karena udah laper juga. Maunya Nelayan cuman nggak kondusif saat itu tempatnya. Ternyata emang kami nggak cocok lama lama nongkrong malam, setengah jam aja buat makan di Srikandi Garden, kami pun memutuskan balik ke kamar karena udah pada ngantuk. Sesampainya di kamar, kami pun bercengkarama sementara menunggu anak anak buat Tidur dan kamipun tertidur juga. Sungguh kegiatan menidurkan anak itu kadang enak, seringnya ketiduran juga.



Tempat tidurnya enak dan empuk, bantal nya nggak ketinggian dan lembut. Kasurnya besar cukup untuk kami berempat. Kesemuanya bikin pengalaman tidur menyenangkan. Kami terbangun pas solat subuh sembari menunggu waktu sarapan. Oh ya di Grand Aston ini waktu sarapannya dari jam 6 pagi sampai jam 10 pagi di Lantai 2. Makanannya beragam dengan pilihan baik western maupun local. Kami team sarapan selalu pagi pagi buta karena niatnya habis sarapan mau ngajak anak maen air.


Sarapannya enak, menunya beragam, tempat duduk nya bersih dan pelayanannya sigap. Cuman yang kurang adalah saat aku menanyakan bar kopi ternyata belom tersedia sama sekali.  Padahal waktu menunjukkan pukul 7.30 pagi. Atau memang aku yang kecepatan meninta secangkir kopi sepertinya. Tapi setau aku, di saat open bar untuk sarapan jam berapapun pasti coffee bar selalu terisi. Correct me if I'm wrong. Personally, aku suka semua sajian yang disediakan. Puas.

Setelah sarapan kami pun bergegas kembali ke kamar untuk mengajak anak-anak main air di jacuzzi yang memang cukup luas untuk berempat. Sungguh membantu sekali buat aku gak perlu repot turun ke swimming pool karena waktu mepet mau menghadiri kondangan temen. Tentu saat anak-anak main air ditemenin ayahnya, aku pun bergegas beberes dulu. Saat anak-anak tidur pagi sebentar, aku bisa dandan deh. Haha. 

Tepat jam 11 siang kami keluar langsung menghampiri meja resepsionis. Sayangnya saat pengecekan kamar terdapat noda pasta di sprei yang sulit dihilangkan. Pelakunya tak lain adalah Nayla yang kemaren sempat makan pasta dekat tempat tidur. Lagi-lagi harus membayar ganti rugi karena stain yang susah dihilangkan yaitu sebesar 60 ribu. Pelajaran juga sih ini kalo ngajak anak makan di kamar harus memperhatikan dia banget.

Sekian pengalaman menginap di Grand Aston CityHall Medan. Tunggu pengalaman yang lain ya.. :D

 




Sabtu, 08 Juni 2019

PENGALAMAN MENGINAP DI HOTEL ARYADUTA MEDAN



Sudah lama memimpikan ingin staycation di Aryaduta Hotel. Sebenarnya taun lalu sempat booking hotel di Aryaduta, qadarullah Nayla jatuh sakit sampe opname pas di hari kami mau check in. Tidak bisa di cancel last minute, jadinya direlakan saja kamar tidak ditempati. Kali ini alhamdulillah kesampain staycation di sana. Bagaimana sih pengalaman menginap di hotel bintang empat ini?

Aryaduta Hotel terletak di jantung kota Medan. Letaknya bersebelahan dengan kantor DPR Medan dan bisa dikatakan satu gedung dengan Paladium Mall Medan. Akses kemana mana sangat dekat baik di pusat perbelanjaan atau daerah makan terkenal dari dulu yaitu Lapangan Merdeka. Tentu hal ini bisa menjadi pilihan tepat untuk berpelesiran sekitar Medan. Selain itu, dekat dengan Stasiun Kereta Api Medan dengan jarak tempuh 5-10 menit saja. Tidak susah bukan?

Khusus buat saya hanya ingin staycation menikmati quality time bersama keluarga yang jarang terjadi. Kami memilih waktu di saat persiapan bulan Puasa tepatnya tanggal 5 Mei 2019. Saat itu kami datang selepas solat zuhur dengan berbekal tas jinjing dan snack. Area Lobby hotel nya terletak di Lantai 9. Jika menggunakan kendaraan pribadi bisa langsung menuju parkiran atas dengan penunjuk jalan yang spesifik. Seperti yang saya bilang, Aryaduta satu gedung dengan Paladium. Tapi area parkirnya tentu dibedakan. Khusus pelanggan hotel, area parkirnya di Lantai 8 dan kemudian bisa langsung akses lift menuju Lobby Utama.

Saat mencapai Lobby Utama kami disambut dengan Welcome Drink Orange Juice pelepas dahaga. Tau aja nih kalo dari tadi rempong bawa dua anak yang gak bisa diam. Haha. Setelah mengisi data, proses check-in pun tak memakan waktu lama. Sembari menunggu kamar tersedia, kami bisa menikmati area lobby yang bersih.  Saya selalu suka dengan design interior dari Aryaduta yang klasik dan minimalis. Terlihat dari pilihan sofa dan ornamen  dinding serta lampu yang ciamik.Tak lupa pula bisa melihat area kolam renang yang terletak di sebelah kanan. Anak anak sih udah pada minta berenang, tapi tetap kita harus beresin barang dulu di kamar sebelum main air. Ibu perlu juga rebahan sebentar, ya kan Sahabat?



Kami mendapat kamar di Lantai 10. Akses lift menggunakan kartu yang diberikan saat check-in. Hal ini penting untuk menjaga keamananan pengunjung. Kami mendapat kamar paling pojok dan menurut saya kamar ini best view dari mereka. Duuuh terima kasih loh Aryaduta. Kenapa best view? Bukan pemandangan area kolam renang. Tapi pemandangan kota Medan dari dua sisi. Iya kami menempati kamar paling sudut dengan design kaca besar dan foyer yang panjang. Kesan spacey pun terasa dan anak anak bebas lari larian. Literally emang ternyata kamar kami luas dengan harga yang cukup miring. Saat itu sedang promo hanya 700 ribu/malam untuk deluxe room.. Include breakfast untuk dua orang.



Tentu karena kesenangan, kami pun leyeh leyeh sebentar menikmati pemandangan kota sebelum turun ke area kolam renang. Dalam kamar tersedia mini fridge, wifi, mini bar, complimentray drinks, tea and coffee, tv cable, lemari yang besar, shower, and toiletries yang saat itu limited edition hasil rancangan sebastian gunawan sang designer. Kamar dalam keadaan bersih, rapi, spacey, dan  family friendly. 

Tepat jam 5 sore kami turun ke area kolam renang di Lantai 9. Ada petugas khusus yang langsung menyediakan towel buat dua orang dan bisa memilih langsung tempat duduknya.  Sangat sigap dan informatif. Saat itu tidak begitu ramai dan airnya dalam suhu yang hangat. Tidak terlampau dingin dan tidak terlampau panas. Tentu saja, ibu nggak ikutan berenang. Jadi bodyguard saja. Area pool terbagi dua yaitu khusus buat anak anak dan orang dewasa. Dengan kiri kanan berjejer kursi malas yang rapi dan penataan pohon yang rindang, membuat kita betah berlama lama. Di area yang sama terdapat gym yang bisa diakses langsung dengan menunjukkan kartu akses. Oh iya, kolam renang ini hanya teruntuk pelanggan hotel saja ya, tidak dibuka untuk umum. Jam operasional nya dari jam 7 pagi - 10 malam.



Tapi yang kurang hanya tempat berganti pakaian setelah berenang/shower room nya. Harus masuk ke area gym untuk akses tersebut. Mungkin karena yang memakai pelanggan hotel yang menginap disini ya, jadi mungkin bisa langsung bebersih di kamar masing masing. Secara keseluruhan area kolam renangnya cukup luas, bersih, rapi, dan pelayanan petugas yang fast response dan ramah. Akhirnya setelah satu jam dan hari sudah menunjukkan pukul 6 sore kami pun bergegas masuk kamar untuk snuggling dan siap tidur.

Medan diguyur hujan cukup deras di malam pertama Ramadan. Kami pun hanya di dalam kamar menikmati derasnya hujan di ketinggian. Peaceful. Setiap menginap di hotel aku mencari kenyamanan tempat tidurnya dan sarapannya. Dan untuk ini aku approve karena bersih dan empuk. Tidur pun pulas sekali. Alhamdulillah. tepat jam 3 pagi suami bergegas turun sendirian untuk menyantap sahur.  Sebelumnya bagian receptionist menanyakan perihal siapa diantara kami berdua yang puasa. Tentu hanya suami karena kebetulan saya sedang berhalangan. Tersedia wake up call untuk tamu yang menginap dan menu seharu di area restoran dari jam 03.00 - 05.00 . Sungguh terbantukan dengan service ini donk tentunya.

Pagi pun telah tiba, saatnya gantian Ibu dan Aidan turun ke area restoran dengan nama The Kitchen yang terletak satu lantai dengan Lobby dan kolam renang untuk menikmati sarapan pagi. Adek sih masih terlena di tidurnya. Kami turun tepat pukul 7 pagi. Waktu yang pas bersantap karena belum begitu ramai. Atau mungkin karena Ramadan. Kami memilih spot di area dalam yang view nya langsung menghadap lapanagn benteng. Ah, sungguh cantik sekali dilihat dari ketinggian ini. Lagi lagi mata ini dimanjakan.



Menu nya cukup lengkap dan prasmanan. Tersedia pilihan untuk masakan indonesia hingga western food. Mulai dari salad, aneka kue dan roti, buah buahan, bubur ayam, nasi goreng, nasi putih, lauk pauk, aneka yoghurt, dimsum, egg bar, kopi dan teh, sosis/salami, beraneka juice segar, susu segar, mie rebus, dan lain lain. lengkap dan dalam keadaan fresh semua. Pramusaji nya juga sigap membantu dan merapikan meja. Kebanyakan saat itu pengunjung nya adalah turis.

Ini ceritanya nge-date berdua sama Aidan di waktu mepet. Karena rindu emang hanya bercengkrama dengan abang tanpa interupsi adek. haha. Setelah kami berdua kenyang, maka sesi selanjutnya menyempatkan lagi menemani Aidan berenang sebentar. Saat itu waktu menunjukkan pukul 8 pagi dan belom begitu ramai. Suhu airnya enak banget untuk nyebur. Tapi sayang Ibu kelupaan packing perlengkapan renang. jadi hanya bisa mandangin anaknya mesem mesem kesenangan.

Karena udah capek dan memang waktu nya tidur, kami pun naik ke atas. karena rindu juga sama nayla kali aja udh bangun. Tentu kesempatan anak yang belom mau tidur aku gunain untuk beberes check- out.

So far, inilah hotel terbaik yang pernah aku coba untuk staycation. Aryaduta menawarkan kenyamanan dan keramahan yang patut diacungi jempol. Hotelnya bersih, pelayanannya sigap dan cepat, kamarnya luas, makanannya enak dan beragam, dan kolam renangnya dalam rating sangat baik. Karena suhu nya diatur dan terkesan homey.

Memang kesannya mepet sekali dengan paladium (karena satu gedung) dan area parkirnya tidak begitu luas. Yang aku merasa puas adalah service top notch. Akses kemana mana juga dekat (merdeka walk, mall, stasiun kereta api, rumah sakit). Kepengen balik lagi kesini suatu hari nanti. Oh ya, mereka punya banyak cabang loh yang tersebar di seluruh Indo. Jadi bisa jadi pilihan kamu nih buat menginap di Aryaduta. Tertarik, Sahabat?

Selasa, 07 Mei 2019

HOTEL DANAU TOBA : HOTEL YANG MELEGENDA DI KOTA MEDAN

hotel-danau-toba-medan

Siapa yang tak kenal dengan Hotel Danau Toba? Hotel legenda satu ini tetap mempesona dengan gaya bangunan lama dan tetap mempertahankan ciri khas nya selama bertahun tahun. Terdapat atap khas di bagian paling atas gedung ini sebagai ciri kota Medan. Dahulu aku hanya bisa membayangkan bagaimana sih rasanya menginap di hotel ini karena seringnya hanya bisa menikmati kolam renangnya yang memang terbuka untuk umum. 

Bulan lalu kesampaian untuk bermalam di hotel legendaris ini bersama keluarga. Teriknya matahari tidak membuat langkah kita terhenti dan sudah membayangkan enaknya bersantai di kolam renang hotel Danau Toba ini. Berbekal paket pizza lengkap karena berniat gak mau keluar dari hotel, kami pun segera meluncur. Terletak di jantung kota Medan bersebelahan dengan gedung Bank Standart Chatered. 


hotel-danau-toba-medan

Memasuki halaman parkir yang cukup luas dengan deretan mobil yang memadati. Ternyata sedang ada perkumpulan dari perwakilan desa Sumatra utara untuk mengadakan seminar. Pantesan ramenya bukan main. Saat memasuki pintu depan saya pun langsung menuju meja receptionist di sebelah kanan. Terdapat ornament jam besar minimalis yang menandakan perbedaan waktu berbagai negara. Saya membayangkan bagaimana jayanya dahulu hotel Danau Toba yang emang tempat menginap para turis internasional. Terdapat area sofa untuk pelanggan duduk santai dengan karpet premium menutupinya serta design pintu lift bentuk ulos batak bernuansa hitam dan merah. Takjub aku perpaduan eropa – Sumatra utara. Kontras banget. Tapi memang seperti kurang terawat di beberapa spots jadi kesannya agak redup. Mungkin kurangnya pencahayaan ya. 


hotel-danau-toba-medan
hotel-danau-toba-medan

Front desk berpakaian rapi dengan dominasi warna hitam putih. Proses check in kamar cukup cepat dan kami mendapat kamar di Lantai 5. Yang disayangkan hanya cara bertutur recepsionisnya yang menurut aku agak slengeean atau mungkin sedang kecapean. Karena bawaan kami yang cukup banyak akhirnya dibantu oleh concierge sampai ke kamar.

hotel-danau-toba-medan

Kamarnya lumayan luas dengan dominasi warna coklat dan krem. Kami mendapatkan kamar dengan pemandangan kota Medan.  Terdapat fasilitas lemari besar, mini bar, tv kabel, free mineral water dan kopi/teh,  meja panjang, area duduk dengan kursi kayu antik, dan bath tub serta shower. Kamarnya lumayan luas dan cukup bersih dengan harga Rp 550.000/kamar. Ini Superior Room dengan mendapat sarapan untuk dua orang.

hotel-danau-toba-medan

Tepat jam 3 sore, kami turun untuk menikmati area kolam renangnya yang terletak di lantai paling bawah dekat parkiran. Pintu masuknya lumayan panjang berbentuk lorong dengan hiasan tanaman yang tertata apik. Untuk memasuki kolam renangnya wajib memakai pakaian renang. Hotel ini cukup strict karena ada petugas khusus yang memantau. Para pengunjung hotel dapat menikmati akses kolam renang  dari jam 8 pagi – 10 malam.

hotel-danau-toba-medan

Khusus untuk umum (bukan pengunjung hotel) membayar Rp25.000/ orang.  Kolam renangnya masih mempertahankan design lama yang masih aku ingat sejak zaman sd dan sering berenang ke sini. Dengan batu batu besar, pohon palem , dan resto berbentuk kubah melingkar. ini yang bikin aku suka sama kolam renang danau toba, karena seasri itu dan adem buat mata.. Kolam renangnya termasuk bersih,  tapi perlu diperhatikan juga segi kemananan buat anak anak. Biarpun ada area khusus kolam dangkal tapi tidak dibedakan pakai pembatas. Jadi orang tua tetap harus ekstra siaga kalo anak sudah terlalu jauh ke daerah yang dalam. 

Jika lapar bisa memesan menu dari resto nya. Harganya pun cukup terjangkau jika mengambil paket satu makanan + es teh manis. Dibrandrol harga Rp 40.000 saja dan porsinya lumayan besar. Rasanya ya standar tapi tetap kenyang.

Setelah puas main air selama satu jam dan hari sudah beranjak sore, kami pun bersiap untuk kembali ke kamar. Terdapat changing room yang dibedakan antara pria dan wanita. Karena anak anak masih ada energinya, disebelah kolam renang terdapat mini playground di area terbuka.Halamannya cukup bersih dengan rumput yang tertata rapi. Tidak banyak yang datang ke mini playground ini, menurut aku malah bagus karena bisa menikmati angin sore.

hotel-danau-toba-medan

Waktu malam sudah tiba dan anak anak tertidur karena capek seharian bermain. Ayah dan ibu bisa menikmati quality time sambil melihat kota Medan saat malam hari. Sungguh waktu hening yang tak ternilai harganya. Tempat tidurnya king size dengan bantal yang empuk. Tidurpun lebih nyenyak dan pas buat kami berempat.

Keesokan harinya kami terbangun saat subuh dengan melihat kota Medan yang mulai beranjak beraktifitas. Niatnya habis sarapan langsung menuju kolam renang lagi sebelum waktu check out tiba. Ibu gak mau rugi donk pastinya biar sekalian anak anak puas main air. Tepat jam 7 pagi kami pun turun ke lantai dasar. Restorannya sendiri terletak di sebelah kiri lift. 

hotel-danau-toba-medan

hotel-danau-toba-medan

Dengan ornament marble dan chrome berwarna emas menghiasi seluruh area resto. Tapi sayang restorannya  kurang pencahayaan dan jadinya terkesan redup. Beberapa spots masih kurang terjaga kebersihannya. Makanannya cukup variatif tapi bukan yang wah banget. Bisa dipilih baik itu nasi, roti, omelet, mie, bubur, dan minuman yang beraneka jenis. Rasanya standar. Semua dalam takaran rasa yang pas. So far yang aku liat, para pramusajinya cukup sigap dalam mengontrol pertukaran makanan. Ini point plus sehingga pengunjung tidak perlu  menunggu lama, karena selalu tersaji dan terisi cepat di menu prasmanannya. 

Setelah puas bersantap kami pun melanjutkan lagi berenang bersama anak. Tak perlu waktu lama hanya satu jam saja untuk bersiap check out. Batas waktu check out sampai jam 1 siang. Tentu waktu yang sempit dipergunakan untuk beres beres dan menidurkan anak sebentar. tepat jam 1 siang kami pun melangkah keluar. Akhirnya ibu kesampaian juga ya nginep di hotel ini setelah 28 tahun hanya cuman numpang berenang doank. hahaha. 

hotel-danau-toba-medan

Hanya saja ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Sarannya lebih ditingkatkan lagi sih pelayanan ke customer, karena jujur bagian ini masih ada bolong nya. Terkesan kurang hangat apalagi buat pendatang baru yang baru pertama kali menginjakkan kaki ke hotel ini. Semoga sih lebih baik lagi untuk pelayanannya.




Jumat, 08 Maret 2019

20 JAM MENGINAP DI GRAND CENTRAL MEDAN

grand-central-medan-natrarahmani

Staycation kali ini  jatuh kepada Grand Central Medan  yang terletak di Jalan Abdullah Lubis. Hotel ini dipilih karena reasonable price dan  sangat berdekatan dengan Soto Nanda. Kepengen makan disitu dan juga suami ingin bertemu temennya yang punya Classic Coffee. Letaknya pun di jalan yang sama.Sungguh alasan dangkal dan impulsive sekali.

Tak susah mencari hotel ini apalagi menggunakan maps. Terletak di jalan yang tenang dan rindang.  Saat memasuki pelataran parkir aku cukup kagum karena luas dan bersih.Tampak depan design hotelnya minimalis dengan cat hitam dan putih serta susunan jendela berjajar rapi. Tidak muluk muluk. Ketika memasuki area lobby, langsung disambut dengan welcome drink yang saat itu juice melon. Sungguh menyegarkan tenggorokan karena sudah berkeliling Medan dari pagi. Tak butuh waktu lama untuk langsung dilayani oleh Receptionist  dengan balutan baju panjang hitam dan senyum ramah.
grand-central-medan-natrarahmani

grand-central-medan-natrarahmani

Informatif, penuh senyum, dan cepat tanggap. Pantas saja hotel ini mendapat penghargaan Best Experiences Services 2018 dari Traveloka. Dan dengan bangga piala tersebut terletak di meja depan Receptionist. Kami memesan Superior Double yang terletak di lantai 2 dan diberi access card.  Terdapat 4 jenis kamar yang bisa dipilih yaitu Superior Double, Super Deluxe, Deluxe, dan Suites. Disesuaikan dengan kebutuhan  dan budget saja sahabat.

hotel-grand-central-medan-natrarahmani

hotel-grand-central-medan-natrarahmani

Kamipun tak berlama lama langsung meluncur ke lantai dua menggunakan lift yang terletak sebelah kanan dan kiri dari lobby. Disediakan juga tangga di sampingnya, jika lebih berkeinginan naik Tangga. Mana yang disuka saja sahabat.  Sesampainya di lantai dua ada pintu yang membatasi langsung ke area kamar yang hanya bisa dibuka menggunakan kartu akses. Ternyata tujuannya tidak bisa sembarang tamu tidak bisa masuk langsung ke area kamar hotel kecuali atas izin access card tamu lainnya. Atau kalo mau menerima tamu tertentu bisa di area tempat duduknya saja. Cakep nih untuk keamanannya. 
hotel-grand-central-medan-natrarahmani

hotel-grand-central-medan-natrarahmani


Saat memasuki area kamarnya sungguh kita sekeluarga kaget ternyata luas sekali.Terdapat sofa panjang, meja, kulkas, mini bar, lemari besar, toiletries lengkap, tv flats dengan akses tv kabel, dan balcony. Dengan harga dibawah 400 ribu menurut aku ini spacious sekali. Umumnya hotel untuk kamar dengan rate paling rendah lahannya terbatas Tapi ini seperti family room karena anak anak bebas lari lari dan main kesana kemari. Tentu menjadi poin plus juga buat aku.  Area lemari besar jadi sangat terbantukan untuk ibu ibu dengan bawaan segaban kayak aku ini. 

Kami pun sudah betah didalam kamar dan memutuskan memesan room service untuk makan malam. Barisan menunya  sungguh menggungah selera dan range harganya 20 – 80 ribu. Pilihan kami jatuh ke ayam goreng kalasan dengan ukuran jumbo. Worth it dan sambalnya pun enak. Anak anak sih sudah kecapean dari tadi keliling kamar dan main sekitar sofa.  Jadi mereka tidur cepat sehingga ibu dan ayah bisa ngobrol. Oh iya hotel ini tidak punya kolam renang jadi memang cocoknya sebagai hotel bisnis atau transit hotel. Cocok buat kamu  dari luar kota yang pengen pelesiran di Medan. Tempatnya juga strategis sih dengan harga bersahabat.

Tempat tidurnya nyaman dan besar cukup buat kami berempat. Bantalnya empuk seperti ekspektasi aku kalo menginap di hotel. Sarapan dibuka dari jam 7 – 10 pagi. Kami yang sudah bangun saat subuh pastinya sudah mulai keroncongan.Restaurant tempat sarapan terletak di lantai bawah sebelah kanan lobby.Tak susah menemukannya .


hotel-grand-central-medan-natrarahmani


Areanya dibagi dua, berdekatan dengan makanan dan area pintu kaca dengan sofa. Kami pun memilih berdekatan dengan makanan karena akses lebih dekat, Pilihan makanannya lumayan variatif. Tersedia nasi,mie, lauk pauk, sop ayam, sate ayam kacang,  pilihan roti, cereal, buah, dan kudapan /snack,kopi, teh, serta juice. Cukup untuk memulai hari karena makanannya enak. Bumbunya pas.Tentu hal ini buat kami senang.Anak anak sempat bermain di area kolam ikannya yang letaknya pas ditengah pintu masuk.

grand-central-medan-natrarahmani

Kami pun naik ke atas untuk siap siap check-out tapi pastinya punya kesempatan untuk menidurkan anak dahulu. Karenaternyata bisa late check out sampai jam 1. Senang karena bisa leha leha dulu sebelum beres beres.Tepat jam 1 kami pun turun dan check-out.Tak perlu menunggu lama. Kami pun segera meluncur ke Soto Nanda yang sangat dekat dengan hotel ini.

Hotel ini tidak ada kolam renang ya . Tidak menawarkan entertain lebih. Untuk yang mau pelesiran di Medan, hotel ini bisa menjadi pilihan karena kamarnya sangat luas, tersedia balcony, makananannya enak, dan pelayanannnya ramah dan cepat tanggap. Bisa jadi pilihan kamu nih.

grand-central-medan-natrarahmani

grand-central-medan-natrarahmani





© Natrarahmani
Maira Gall