Kamis, 12 Maret 2020

PRUCinta - Asuransi Syariah dari Prudential Indonesia. #BuktikanCintamu untuk Keluarga

Cinta itu luas ruang lingkupnya. Tidak hanya untuk orang tua, anak, pasangan, sahabat, bahkan ke sesama.

Cinta juga banyak metode untuk mengekspresikannya baik dengan kata indah, pemberian hadiah, perhatian, sentuhan. Aaah cinta, satu kata yang berjuta maknanya ya.

CINTA HIDUP SELAMANYA, KITA TIDAK

Seuntai kalimat itu sukses menohok hati dan pikiran ku. Sepotong kalimat itu yang mendasari event hari Minggu, 09 Maret 2019 bertempat di Coffee Wak Noer dengan  Peluncuran Asuransi Syariah PRUCinta . Suasana intimate dan syahdu pun tercipta. Turut hadir media dan blogger untuk menyemarakkan jalannya acara. 

Pernah nggak sih kita berpikir apa yang sudah kita tinggalkan untuk orang terkasih jika kita pergi secara mendadak?
Apakah cukup hanya simpanan atau aset yang ada sekarang?
Sudahkah kita yakin bahwa keluarga terkasih dapat melanjutkan hidup dengan nyaman saat kita tiada? 

Apalagi bagi yang sudah memiliki keluarga dan punya tanggungan anak. Tentu cinta masa sekarang tak cukup untuk pembuktian di masa 'nanti'. Perlu bukti nyata untuk menunjukkan cinta kalau kita sudah tiada. Agar anak atau istri dapat bisa tenang melanjutkan hidup.

Tepat jam 2 siang, acara pun dibuka dengan sepotong video beberapa narasumber yang diwawancara tentang bukti nyata cinta mereka setelah mereka tiada. Ada yang menjawab hanya punya dana darurat dua tahun, ada yang bilang belum ada, ada yang terdiam dan menghela napas.

Ini pun terjadi dengan saya saat menonton video tersebut. Cukup membuat saya berpikir panjang. Untuk kasus saya selaku istri yang bekerja di rumah dan suami yang menjadi tulang punggung keluarga dan seringnya terpisah jarak, ini pun menjadi momok yang menakutkan dan pembicaraan ini sangat kami hindari. Karena merasa kami pasangan muda dengan dua anak kecil. Sepertinya kehidupan 'nanti' itu masih panjang. 

Mari berkaca pada nasehat Imam Al- Ghazali " Yang paling dekat adalah Kematian". Sungguh nasehat yang terpatri jelas di ingatan bahwa kita harus mempersiapkan kematian baik ilmu, agama, dan warisan kepada keluarga tercinta. 

PRUDENTIAL INDONESIA LUNCURKAN ASURANSI JIWA SYARIAH PRUCinta

Saat ini, kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jiwa masih rendah. Data dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menunjukkan bahwa pada 2019, tingkat penetrasi asuransi jiwa di Indonesia baru mencapai 1,2% dibandingkan total Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ino masih tertinggal dari negara-negara Asia lainnya seperti Korea Selatan (8,4%), Jepang (6,2%), dan Tiongkok (2,8%). 

PT.Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) hari Minggu, 9 Maret meluncurkan asuransi jiwa syariah PRUCinta untuk memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia dalam mengelola kesejahteraan mereka. Dengan sejumlah keunggulan seperti santunan meninggal yang lebih optimal, kehadiran PRUCinta menegaskan komitmen kuat Prudential Indonesia selama hampir 25 tahun dalam mendengarkan, memahami dan mewujudkan berbagai kebutuhan perlindungan nasabah dan masyarakat Indonesia. 

Bondan Margono, AVP Sharia Sales & Training Prudential Indonesia, menjelaskan "Unit Usaha Syariah Prudential Indonesia telah mengembangkan berbagai macam soukis perlindungan dan terus menjadi pemimpin pasar asuransi jiwa syariah sejak diluncurkan pertama kali pada 2007. Seiring Waktu, tren permintaan atas produk keuangan berbasis Syariah terus meningkat, oleh karena itu Prudential Indonesia memperluas protofolio perlindungan berbasis Syariah untuk semua (sharia for all) dengan menghadirkan PRUCinta. Solusi terbaru ini adalah bentuk warisan cinta nasabah terhadap orang- orang terkasih karena hanya cinta yang dapat hidup selamanya." 

FAKTA MENARIK TENTANG LAHIRNYA PRUCinta- ASURANSI JIWA SYARIAH 

PRUCinta : Produk asuransi jiwa tradisional berbasis syariah terbaru dari Prudential Indonesia yang menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia untuk melindungi orang-orang tercinta mereka. 

PRUCinta Lahir di tengah masih minimnya pemahaman pengelolaan keuangan masyarakat Indonesia, khususnya pada produk-produk asuransi syariah. Faktanya Indeks Literasi asuransi syariah hanya 2,51% dan iklusi syariah hanya 1,92%. Selain itu berdasarkan data AAJI Kuartal Tiga, tercatat ada 17,8 Juta peserta asuransi jiwa individu, namun hanya 1,3 juta orang yang memiliki polis syariah. Padahal, asuransi jiwa merupakan instrumen investasi penting untuk mengantisipasi risiko meninggalnya sumber pendapatan utama keluarga yang dapat terjadi kapan saja serta dapat mempengaruhi kesejahteraan keluarga. 

"Ditengah berbagai ketidakpastian dan masih rendahnya indeks literasi dan inklusi asuransi syariah, Prudential Indonesia mengembangkan PRUCinta sebagai solusi simpel, mudah dipahami, terjangkau, dan sangat relevan untuk melengkapi kebutuhan keluarga akan asuransi traditional berbasis syariah dengan berbagai manfaat yang menarik," Bondan menambahkan. 

Lebih lanjut menurut data dari OJK, mayoritas masyarakat Indonesia yang memiliki tujuan keuangan fokus semata-mata untuk memenuhi kebutuhan harian mereka, hanya 1,5% yang mempersiapkan dana darurat. Tentunya hal ini sangat berisiko untuk kelangsungan keluarga karena jika terjadi sesuatu yang mendesak, seperti musibah kehilangan sumber pendapatan utama, maka jangka waktu ketahanan keuangan mereka relatif lemah. Hampir tiga dari empat orang (72,1%) mengakui hanya mampu bertahan kurang dari tiga bulan, bahkan sebagian di antaranya tidak lebih dari satu bulan. 

Di berbagai belahan dunia, penyebab utama kematian masih didominasi oleh Penyakit Tidak Menular (PTM), yaitu sebesar 60,26%, disusul oleh Penyakit Menular sebesar 29,02%. Namun Di balik itu, risiko kematian akibat kecelakaan - baik itu kecelakaan lalu lintas, bencana alam, kebakaran dan lainnya juga masih mengintai, yaitu sebesar 10,19%. Artinya, risiko kematian dapat terjadi pada siapa pun, dan kapan pun. Oleh karena itu, asuransi diperlukan untuk melindungi ketahanan keuangan keluarga. 

MENGAPA PERLU MEMILIKI ASURANSI SYARIAH PRUCinta?

Himawan Purnama, Head of Product Development Prudential Indonesia memaparkan "Berbagai pakar finansial menyarankan tiap keluarga perlu menyiapkan dana darurat untuk kondisi mendesak dan tak terduga, seperti meninggalnya sumber penghasilan utama. Dana ini harus dengan mudah dicairkan dan mencakup minimal total pendapatan rumah tangga selama satu tahun.

KEUNGGULAN PRUCinta BAGI NASABAH TERCINTA

Ketika Pemberi Nafkah meninggal dunia tentu muncul biaya tak terduga seperti biaya pemakanan dan lain lain. Selain itu, terhentinya penghasilan yang selalu didapatkan. 

Beberapa Keunggulan PRUCinta :

  • Cukup bayar kontribusi selama 10 tahun dengan perlindungan sampai 20 tahun. Jadi di tahun ke 11 - tahun 20 tidak perlu lagi membayar. 
  • Sistem e-statement saat awal kesepakatan yang dikirim langsung ke email. Juga e-polis serta e-transaction statement saat sudah berjalan. 
  • Selalu Autodebet Rekening Tabungan/Kartu Kredit. 
  • Tidak pernah Lopsed
  • Premi minimal Rp 300.000 setiap bulannya atau disesuikan dengan kondisi ekonomi masing masing keluarga. Tentunya akan dipandu secara jelas dan detail oleh Tenaga Pemasar yang berlisensi syariah dan tersebar di seluruh Indonesia. 
  • Tambahan 10% Nilai Tunai dari total kontribusia & dibayarkan saat jatuh tempo.


MANFAAT PRUCinta

Demi melindungi ketahan keluarga, PRUCinta memberikan manfaat santunan meninggal dunia dari Dana Tabarru yang lebih optimal selama 20 tahun dengan pembayaran kontribusi selama 10 tahun. PRUCinta juga menawarkan manfaat jatuh tempo berupa nilai tunai Dari Dana Nilai Tunai yang dimaksimalkan setara 100% kontribusi yang telah dibayarkan jika tidak ada klaim selama masa kepesertaan. 

Selain itu, untuk memberikan ketenangan pikiran, PRUCinta juga memberikan manfaat 3x santunan asuransi meninggal akibat kecelakaan serta 4x santunan asuransi meninggal, dari Dana Tabarru dan sesuai ketentuan Polis, jika insiden tersebut terjadi dalam periode enam minggu sejak tanggal 1 Ramadan yang ditetapkan oleh Pemerintah. 

PRUCinta dapat digunakan untuk berbagi ke sesama dengan bentuk Wakaf Hidup dan Wakaf Wasiat. 
•Wakaf Hidup dilakukan saat manfaat Jatuh Tempo di akhir tahun 20 dibayarkan (berupa nilai tunai)
•Wakaf Wasiat dilakukan saat santunan asuransi dan atau Nilai Tunai Dibayarkan. 

APA PENDAPAT NASABAH SETIA PRUDENTIAL INDONESIA MENGENAI PRUCinta?

Ibrahim Imran yang akrab dipanggil Baim, musisi dan ayah dari dua orang putri yang juga merupakan nasabah Prudential Indonesia menyambut baik peluncuran PRUCinta karena sejalan dengan bentuk perlindungan yang ingin dia berikan untuk keluarganya. Baim percaya bahwa mencintai adalah melindungi. Baginya Artika, Abbey dan Zoe adalah harta terpenting. Menurutnya, karena sewaktu-waktu bisa saja dia harus mendahului mereka, maka perlu persiapan yang maksimal untuk memastikan kesejahteraan hidup mereka.

 Terlebih lagi, pekerjaannya yang sangat mobile dan sering travelling sehingga banyak sekali risiko yang mungkin dihadapi. Memiliki PRUCinta jadi langkah kecil Baim memberikan solusi perlindungan yang besar untuk orang-orang yang dia cintai. 

HARAPAN PRUCinta UNTUK KELUARGA INDONESIA
Akhirnya sesi intimate sharing dengan para narasumber ahli memasuki bagian terakhir yaitu Peluncuran PRUCinta sebagai produk baru asuransi jiwa syariah kepada masyarakat kota Medan. Tak lupa pula berfoto bersama kepada seluruh Media dan Blogger yang hadir. 

Tertarik dengan Asuransi Jiwa Syariah PRUCinta? Bisa menghubungi langsung tenaga pemasar ahli dan berlisensi resmi. Untuk info selanjutnya bisa follow instagtam @prudential_id








23 komentar

  1. sebagai bukti cinta kita kepada orang yang terkasih itu dengan memberikannya perlindungan seperti Prucinta ini ya

    BalasHapus
  2. Ternyata Prucinta ini asuransi dari Prudential, ya? Memang kadang Kita enggak tahu ke depannya akan seperti apa, asuransi kesehatan dan jiwa memang penting. Jadi memang perlu sih menurutku punya asuransi itu.

    BalasHapus
  3. Memiliki asuransi memang tanda bukti cinta kita pada keluarga apalagi ada prucinta tanda cinta pada anak2 bnyak banget manfaat yang didapat

    BalasHapus
  4. Ah bener banget, kalau baca artikel kayak gini berasa diingatkan untuk bisa mengelola keuangan dengan tepat dan memikirkan masa depan anak-anak dan keluarga, makasih sharingnya

    BalasHapus
  5. Prudential ini sepertinya sudah lama ya punya Asuransi Prudential Syariah. Tapi yang PRUcinta ini kayaknya program baru dari Prudential Syariah ya Mbak

    BalasHapus
  6. Meninggalkan sesuatu untuk keluarga tercinta saat kita pergi selamanya memang penting ya. Siapa tau keluarga kita belum siap hidup tanpa kita.

    BalasHapus
  7. Sekian lama sudah menjadi bagian dari Prudential dan menyenangkan sekali mbak. Apalagi produk PruCinta Syariah ini sangat membantu apalagi untuk orang-orang yang kita kasihi.

    BalasHapus
  8. Fakta tentang ketahanan keluarga pasca ditinggal sang kepala keluarga mmg very true ya Mak huhu. PRUCinta berkonsep syariah ini sangat membantu 👌

    BalasHapus
  9. Karena cinta butuh pembuktian yang nyata ya kan kak. Baik kita masih hidup maupun sudah tiada

    BalasHapus
  10. Untuk yang tercinta memang harus yang terbaik yah , aku belum punya asuransi nih.. jadi mikir pengen ikutan PruCinta juga untuk keluarga tercintaku

    BalasHapus
  11. sepenting itu lhoo asuransi :( baru well educated nihh setelah baca postingan kakak yang ini

    BalasHapus
  12. Daku senang dengan kehadiran asuransi jiwa syariah seperti ini apalagi dengan keunggulan yang ditawarkan dengan PruCinta jadi seperti reminder untuk orang yang kita cintai

    BalasHapus
  13. Bener banget mbak, masyarakat Indonesia sangat minim dalam pengelolaan keuangan.

    BalasHapus
  14. Saat ini harus banget punya asuransi kesehatan kayak gini. Setidaknya bisa bikin tenang diri sendiri dan keluarga. Prudential produknya bagus-bagus.

    BalasHapus
  15. Pru memang bagus sekali, saya juga punya polis dari pru , tenang banfet kalau sudah punya proteksi terutama dari prudential

    BalasHapus
  16. Asuransi emang satu hal yg penting banget menurutku buk, skrg Prudential udah ada dengan konsep Syariah 😍

    BalasHapus
  17. Enak banget bayar premi cuma setahun maka akan dibayarin selama 20 tahun. Ini membantu kita buat merencanakan masa depan

    BalasHapus
  18. Aku suka bun dengan kata-kata cinta hidup selamanya, tapi kita tidak. Aduh bener banget itu. Bawaan aku pengen juga nih kasih PRUCinta untuk orang-orang tercinta dari Prudential. Apalagi ada syariah ya. Jadi menenangkan hati

    BalasHapus
  19. Makin lengkap produk pudential ini ya kak. Preminya cukup ringat tapi biaya santunannya berlipat-lipat. tapi tetap nyaman karena konsepnya syariah.

    BalasHapus
  20. sampai hari ini kaupun belum pkai asuransi. tapi jadi kepikiran juga terlebih aku irt yang penghasilan tidak tetap. karena ya freelance aja. sepertinya ini asuransi urgent ya

    BalasHapus
  21. Aku jadi inget drama korea loh biasanya peran utama itu di tinggal meninggal keluarganya terus hidup dari asuransi yg orgtuanya udh siapkan. . Kalo di indonesia sendiri kaya gini masih asing ya.. hmmm jadi terpikirkan

    BalasHapus
  22. Makasih reminder nya mba. Saya blm punya asuransi jiwa sepertinya , baru askes aja itupun dari kantor suami

    BalasHapus
  23. Nia Tiara

    PruCinta program asuransi syariah Prudential, harus bisa istiqomah bayar premi selama 10tahun, supaya manfaatnya untuk masa depan lebih maksimal ya mbak.

    BalasHapus

© Natrarahmani
Maira Gall