Rabu, 23 Mei 2018

#MOMDERFULSTORIES : MELUANGKAN WAKTU 'ME TIME'


Tema ini adalah Collab pertama antara Kak Sari dan aku. Kami sama sama seorang ibu yang kebetulan suami sepupuan. Kebetulan juga sama sama punya online shop sendiri dan kebetulan juga sering ketemu di acara keluarga. Serba kebetulan yang menyenangkan dan lahirlah #MomderfulStories ini. Niatnya adalah untuk sama sama mengeluarkan unek unek dalam hati dan semoga bisa merangkul ibu ibu yang lain.

Jadi seorang ibu tidak pernah terbayang sebelumnya oleh saya. Dulu sebelum menikah sudah ngasih ancang ancang ke calon suami (sekarang suami) kalo saya tipikal perempuan yang senang bekerja dan bakal jarang ke dapur. Ternyata yang namanya ekspektasi dan realita itu jauh adanya.

Sebulan sebelum menikah, saya memikirkan matang matang dan memutuskan untuk menjadi Full-Time mom. Gak mudah sebenarnya karena saya sangat suka bekerja dan punya penghasilan sendiri. Alasan utamanya adalah tidak ingin memunda punya momongan dan ngerawat anak sendiri tanpa bantuan nanny. Karena suami tau saya orangnya terlalu banyak impian dan nggak bisa diam,  saya pun  diijinkan punya usaha online kecil kecilan yang bernama Amelie Shoes. Niatnya supaya saya punya kegiatan lain diluar mengurus anak dan rumah. Eng Ing Eng ternyata kenyataan memang banyak jungkir baliknya. 

Pekerjaan domestik itu terladang membosankan dan menjadi ibu rumah tangga seringnya membuat kita lupa untuk mengurus diri sendiri. Begitu banyak yang ingin  diurus antara anak, mengurus online shop sendiri, dan juga kebutuhan rumah tangga yang membuat energi terkuras habis. Di beberap waktu ada saatnya emosi tak terbendung dan ingin menangis. Apalagi kalau ada intrik intrik dalam kehidupan mertua-menantu atau jika anak dalam growth-spurt alias pertumbuhan yang lagi pesat pesatnya. Bumbu bumbu seperti itulah timbul kejenuhan dan kelelahan fisik serta emosional. Kepengen rasanya waktu berhenti sejenak.

Jangan sepele soal ini loh, karena bisa menimbulkan depresi yang berkepanjangan dan jadi kehilangan jati diri dan mengakibatkan menyalahkan keadaan dan tidak bahagia. ini bahaya dan bisa dilampiaskan ke arah yang salah. Apalagi buat Full Time Mom yang tiap hari selama 24 jam dirumah dan mengurus anak beserta problematika didalamnya. Ibu rumah tangga lebih membutuhkan me time atau waktu untuk diri sendiri. Semua ibu pasti setuju bahwa ada saatnya memang butuh waktu sendiri untuk breath and reboot. Pembahasan soal motherhood memang gak ada habisnya. Daripada membuang waktu saling berkompetisi, kenapa nggak kita saling mendukung dan menguatkan satu sama lain. Motherhood is not easy and never ending job.

Seorang ibu perlu meluangkan waktu untuk dirinya sendiri, melakukan hal yang dia suka dan sekedar melepas sedikit penat yang menempel di pundak. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyenangkan diri sendiri. Tidak bisa disamakan ya karena kesukaan beda beda dalam melakukan ritual 'me time' ini. Ada yag senang berkebun, ada yang senang belanja, ada juga yang spa baik dirumah atau di salon.   We not judge here, we fully support you mom. Perlu memang memberikan reward untuk diri kita sendiri bahwa kita sudah sampai sejauh ini. Kegiatan 'me time' ini penting untuk mewaraskan pikiran. Percayalah ibu ibu bahwa setengah jam aja melakukan hal yang kita suka membuat mood kita naik drastis. Manfaatnya punya energi baru untuk mengurus anak dan luwes dalam berkegiatan. Bener nggak?

Kegiatan 'me time' ini seharusnya tidak hanya dipahami oleh suami, tapi juga full support dari keluarga lain. Kalau orang dulu pikirannya begini apalagi ibu kita " ya memang kayak beginilah yang harus dijalani, gak boleh ngeluh". Nah perkataan seperti itu jikalau didengar oleh Ibu bisa menimbulkan depresi loh. Tau kan bahayanya jikalau stress yang dipendam lama? Bakal jadi bom waktu. Jadi pahamilah jikalau istri atau menantu butuh waktu sendiri, mengurus anak memang menjadi kewajiban seorang ibu tapi lebih penting lagi kan memastikan mental sang ibu dalam keadaan baik baik saja. Karena suasana hati ibu berpegaruh besar pada situasi rumah.


Di kasus saya bagi Ibu yang mempunyai dua anak yang usianya sangat aktif dan mengurus  bisnis sampingan, kegiatan 'me time' ini sangat terbatas dan curi curi waktunya. Seringnya saya meluangkan waktu ditengah jadwal yang memang mengharuskan saya untuk keluar rumah seperti imunisasi, belanja bulanan, atau hal lainnya. Disisipkan kegiatan favorit saya di sela sela jadwal itu.

Saya biasanya bawa anak yang paling bontot saja jika keluar rumah dan biasanya paling top sampe 5 jam. Anak sulungnya dititipkan sebentar bersama nenek kakeknya dan memang saya minta izin dulu sama mereka sebelum menitipkan Aidan. Dan karena saya Long Distance Marriage sama suami, jadi kalo kemana mana selalu mengandalkan go-car dan harus mandiri. Terima kasih Gojek yang sangat memudahkan saya untuk mobile. Alhamdulillah saat saya izin meluangkan waktu sebentar untuk nyenengin diri sendiri, suami sangat support. Asal jelas kemana tujuan dan semua yang diprioritaskan hari itu terselesaikan.

Nah bagi saya yang suka kopi dan senang hunting cafe baru, kegiatan ini jadi waktu 'me time' saya. Sekedar mencicipi kopi dan berdiam diri menikmati suasana cafe udah cukup buat saya merasa rilex.  Saya betah berlama lama memandang orang dan menikmati hidangan pelan pelan. Tapi itupun saat anak bungsunya tertidur ya dan biasanya memang dia tertidur. Kayaknya ngerti ibunya butuh waktu sendiri biarpun kondisi tidurnya tetap saya gendong.

Baca juga cerita kak Sari disini ya. Lengkap deh :D

Kak Sari :

Harus tiap minggu donk kayak gitu? Nggak lah saya keluar dan mencoba tempat baru ketika memang ada rencana lain yang mengharuskan keluar dan ini semacam reward buat diri sendiri. Tidak sering dan bisa dikatakan sebulan paling banyak minum kopi diluar itu dua kali. Kecuali suami cuti ya dan kalau juga suaminya mau diajak ngopi diluar sih hayuk. Untuk Dirumah pun saya curi curi waktu sendiri saat anak anak sudah tidur dan biasanya pada malam hari. Minum kopi pun saya lakuin tiap hari dirumah untuk membuat pikiran saya jernih dan siap untuk memulai hari. Katanya minum kopi bakal ngefek ke asi ya? Nggak kalau takarannya hanya sedikit dan saya hanya segelas sehari. Kalau nggak salah per hari pling banyak 250ml.

Kegiatan favorit saya selain minum kopi adalah menonton film. Dulu saya addict banget sama nonton film apa aja yang terbaru nggak bakal ketinggalan. Nah kalo sekarang sesempatnya saja dan sama saya sudah suatu hal yang mewah banget. Sekedar rebahan dalam gelapnya kamar sambil ngeliatin anak tidur udah me time juga sih. Menata hati dan pikiran.

Sempatkan waktu untuk diri sendiri ya mommy. Kita harus dalam keadaan ok dahulu, baru semua pekerjaan rumah bisa kita jalani. Nobody's perfect, but we try our best we could to raise our children. Jadi biasanya buk ibuk yang lain gimana nih kegiatan 'me time' nya? 









46 komentar

  1. Management me timenya Atha bagus lho. Dan cara berceritanya juga sangat personal. Jadi lebih ngenak. Semoga #MomderfulStories bermanfaat dan bisa rutin collab terus tiap bulannya ya. Semangatttt.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak curhat kita terarah ya kak. Makin semangat sama collab ini.

      Hapus
  2. Ga sabar nunggu next collab madam Abi dan madam Aidan, bersyukur sekali yah kak punya suami dan keluarga yg mendukung ritual me time nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bersyukur kali sayang, tapi yang namanya suami bisa sampe tahap itu harus dikasih pengertian dan paham gimana seorang ibu. Ditatar lah sama kita. Hahahahha. Sesekali kamu ikut aku ngopi yuk.

      Hapus
  3. Brrti me time bgi seorang ibu itu penting ya mbk. Bru tw soalnya blum pngalaman hehe. Btw makasih sharingnya mbk. Salam, muthihauradotcom

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penting sekali dear. Ini masalah mengembalikan tenaga dan pikiran supaya lebih waras loh.

      Hapus
  4. saya kalau nggak punya waktu me time bisa stres hehehe..salam kenal ya mbak:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal kak. Me time itu perlu untuk kewarasan loh kak.

      Hapus
  5. Tulisanya bagus mbak, ringan dibaca.. Bisa menginspirasi saya yang belum jadi ibu ini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah terima kasih amira. Salimg berbagi pengalaman nih.

      Hapus
  6. Me time memang diperlukan buat yang masih lajang maupun yang sudah berumah tangga, apalagi me time nya buat belanja hahaha

    BalasHapus
  7. Sesama pecinta kopiii, tosss !! :)
    Me time yang produktif adalah me time yang setelah dilakukan membuat kita makin semangat untuk membaktikan diri ke keluarga plus ga lupa tetep optimal potensi dalam dirinya terasah. Happy mother, happy family :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak ini bener banget, me time itu perlu banget untuk recharge ya kak.

      Hapus
  8. Me Time itu memang penting untuk menghindari stress, suka sama caranya Mbak bercerita.
    Seru banget bisa collab gini Mbak, ditunggu next collabnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ditunggu next collab nya ya kak.

      Hapus
  9. Setuju dengan kalimat, tidak ada org yg sempurna, tapi setidaknya kita sudah berusaha. Yes, usaha dulu caei me time buat mommy ya.. hehe

    BalasHapus
  10. me time mah wajib banget! salam kenal mbak

    BalasHapus
  11. me time itu penting sih buat emak yang sibuk.. udah ngurus anak ngurus kerja juga.. kalo emak setres nanti anak juga setres.. untungnya rata rata suami mendukung emak buat me time ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener banget ya kak yayat. Suasana hati ibu pengaruh banget sama kondisi rumah.

      Hapus
  12. Semua perempuan memang perlu me time mbak �� ada waktunya ketika semua rutinitas ga terbendung lagi bikin sumpeknya. Urusan kebersihan rumah, kerjaan kantor, anak, suami dan keluarga lainnya. Beruntung sekali jika suaminya pengertian mau memberikan izin untuk me time. Jadi bisa refresh

    BalasHapus
  13. Sebelum menikah juga saya gak pernah kepikiran bakal jadi full time mom. Memang ada benarnya untuk jangan mengeluh. Tetapi, sekadar dilarang aja gak tepat. Buat saya me time memang penting. Kalau me time cukup, gak akan mengeluh biasanya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Toss kak samaan. Tubuh manusia ada kapasitasnya soalnya.

      Hapus
  14. Saat ngumpul bersama sama teman blog terkadang juga waktu buat ME time. Keceriaan melepaskan pengat bisa membuat semangat kembali bergelora

    BalasHapus
  15. Sama mom, saya dulu juga kerja jd guru. Terus sekarang uda gak ngajar lg. Sedih juga sih, kalo dibilangin sm keluarga sendiri sbg orang yg gagal. Tapi bagiku, sebagai fulltime mom itu bukan suatu kegagalan. Toh suatu saat kalo anak2 uda agak besar kan kitanya bisa kerja lagi.

    BalasHapus
  16. Management waktunya keren hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Heheheh terima kasih. Emang harus dipadatkan biar semuanya dapat.

      Hapus
  17. Me Time sangat penting bagi seorsng Ibu. Apalagi bagi Ibu baru. Sharing pengalaman saya 5 tahun yang lalu ketika tidak ada orang untuk menitipkan anak. Jadi 5 tahun yg lalu tidak ada istilah me time. Namun kini jaman berganti. Banyak cara dan kemudahan agar Ibu bisa me time. Nikmati saja masa demi masa dalam mengurus keluarga. Akan ada masa nya dimana kita punya banyak segudang me time. Percayalah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener banget kak, jadi ibu baru itu nggak mudah. Tapi bukan berarti kita gak bersyukur.

      Hapus
  18. Keren banget manajemen waktunya mbak, aku juga punya 2 anak. Dan hectic nya MasyaAllah setiap hari ada aja yang harus di teriakin. Sampe drama, kadang nangis sendiri menghadapi anak anak. Dan yang namanya me time kayaknya jauh dalam khayalan. Hahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak ngurus dua anak yang lagi masa aktif capeknya gak kebayang. Kadang mau izin kekamar mandi aja susah.

      Hapus
  19. Sebagai ibu juga butuh me time walau kadang harus curi-curi waktu dan bisa jadi diburu-buru sama waktu. Jadi inget waktu me time ke salon depan komplek, gak berapa lama sudah ditelp mamah karena anakku nangis gak mau disusuin menggunakan botol. Alhasil me time bubaaaarrrrrr

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aduuuh kak i feel you. Semua udusan me time kalo anak udah manggil manggil bakal langsung gerak ya. Salut

      Hapus
  20. Kalau me time aku itu datang ke event tanpa bawa anak. Biasanya sudah koordinasi sama suami tentang jatah off kerjanya. Aku bisa santai dan tenang kalau anak-anak sama ayahnya saat aku pergi.

    BalasHapus
  21. Menjadi ibu emang mengubah segalanya. DUlu gak bisa masak, eh pas anak MPASI jd seneng nguprek dapur. Dulu gendong anak kecil aja ogah, pas punya anak ya harus gendong sendirilah, siapa yang gendong haha :D
    Tapi tetep me time perlu sih ya, walau kadang kalau keluar sendiri ya masih kepikiran anak2. Yg penting disyukuri aja dan gak usah merasa bersalah saat me time krn demi kebaikan ibu jg :D

    BalasHapus
  22. Me time versiku adalah menulis ehehe. Kadang susah banget cari waktu yang pas untuk nulis karena si kecil lagi manja-manjanya. Pas dia tidur langsung deh tuh cepet-cepet buka laptop dan ngejar deadline hihi

    BalasHapus
  23. kalau me time saya setiap sabtu pulang kerja
    kebetulan kerja setengah hari
    jadi biasanya saya ke bioskop atau ke salon
    atau ke kafe atau jalan dengan teman
    malamnya baru jalan dengn keluarga
    begitu jg hari minggu full jalan dengan anak dan suami

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah kak semoga kita selalu sehat ya kak. Biar bisa kuat ngerawat anak.

      Hapus
  24. Aku jadi mikir setelah baca artikel ini mom. Sama banget aku juga kebanyakan impian, kok mom bisa tetiba gitu ya pengin jadi full time mom.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena kak aku jujur gak percaya jika anak aku dititip sama baby sitter atau ibuku (karena ibuku tinggal di luar kota). Jadi aku pengen ngerawat anak aku sendiri.

      Hapus
  25. Saya termasuk ke dalam jenis perempuan doyan kerja. Ngenes rasanya kalo belum punya uang hasil sendiri itu. Jadi saya pun freelance. Ditambah handle online store Taman Rahasia Shop yang baru kuat di-handle Facebook page-nya aja. Kemudian sejak punya 1 baby, berasa beuuuddd butuh me time. Sedihnya, saya hobby jalan jalan. Yakali bawa bayik jalan jalan. Sekarang dialihin dengan banyak baca dan blogwalking dulu.

    Gimana ya caranya bisa ngajak anak jalan tapi sekaligus me time juga buat mommy-nya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah itu memang agk sedikit tricky kak dan untung untungan. kalau si kecil pas aku me time tidur anteng alhamdulillah aku bisa nikmati suasana da minum kopi. tapi kalau saat aku me time dia gak tidur yaudah dipasrahkan aja yang penting bisa keluar. waahhh aku jadi penasaran dengan online shop kakak. semoga selalu bisa mleuangkan waktu me time ya kakak.

      Hapus
  26. iya bener me time itu penting, dan harus diusahakan meskipun seringnya agak males karena malah ribet ngurus "before" me time itu.. yang bikin rempong hehehe.. entah anaknya ga mau ditinggal, dsb..
    tapi me time buat aku adalah kumpul sama temen komunitas, bisa ngobrol di luar dunia kerja dan ngurus anak.. ngembangin diri lagi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini bener banget kak leni. ketemu sama temen temen satu komunitas mompa semnagat kita lagi ya.

      Hapus

© Natrarahmani
Maira Gall