Jumat, 08 Januari 2021

REVIEW STUDIO TROPIK HERBITUS SKIN TONIC : EFEKTIF UNTUK KULIT KEMERAHAN DAN ACNE-PRONE


Tahun 2020 dalah tahun challenging sekaligus manis. I choose to see positive sides. Karena biarpun ruang gerak terbatas dan tidak kemana-mana selama pandemi, aku memilih untuk upgrade baking skill sekaligus berjualan. Tak hanya itu, aku juga upgrade konten dengan lebih baik lagi . Tahun 2020, aku bisa mencoba banyak produk lokal yang ternyata makin kesini improbve tidak hanya dari segi produk, tapi juga awareness dan ingredients yang tak kalah dengan brand luar. 

Salah satunya aku berkenalan dengan Studio Tropik Herbitus Skin Tonic. Sebelumnya aku sudah lama penasaran dengan primer mereka, tapi karena nggak begitu into dengan makeup dan terlupakan dengan berbagai skincare yang aku eager untuk mencoba, primer mereka pun tak urung hanya dalam barisan wishlist saja. Saat lihat kalo Studio Tropik bakal mengeluarkan Toner, oh yes im definitely wanna try.. Dan ternyata menjadi penemuan terbaik dalam barisan Hydrating Toner versi local brand. Kok bisa? Simak reviewnya lebih dalam ya..

TENTANG STUDIO TROPIK HERBITUS SKIN TONIC

Netto : 100ml
BPOM No : NA18201205187
Harga : Rp 180.000
Suitable For : Red & Acne-Prone Skin



"Studio Tropik Herbitus Skin Tonic adalah toner yang diformulasikan khusus dengan Exclusive Herbitus Complex yang membantu menyejukkan kulit wajah yang kemerahan. A special welcome drink for your skin"

Studio Tropik mengeluarkan dua varian toner yaitu Herbitus Skin Tonic (For Red & Acne-Prone Skin) dan Probiome (For Dry& Dehydrated Skin). Dua-duanya punya keunggulan masing masing. Karena wajahku Oily Acne Prone skin, tentu Herbitus sudah menjadi pilihan pertamaku. Apalagi klaimnya untuk Shooting dan Calming. 

Herbitus Skin Tonic adalah toner dengan formula ringan untuk menyegarkan  dan meredakan kemerahan pada kulit berjerawat.

KEMASAN



Dikemas dalam box sturdy berwarna hijau mint. Informasi yang tertera lengkap dan memudahkan pengguna dalam menggunakan produk ini. Yang unik adalah biasanya untuk informasi produk tertera di box luar, ternyata ada infromasi tambahan. Terdapat seal hologram di bagian box sebagai penanda keaslian produk Studio Tropik. Informasi yang tertera melingkupi klaim produk, cara penggunaan, full list ingredients. netto, nomor BPOM, expired date. Saat mengintip box dalamnya terdapat tips berguna untuk penggunaan studio tropik herbitus ini sehingga achieve maksimal efek. 




Dari awal, aku sudah tertarik dengan bentuk botolnya yang transaparan dengan minimalist touch. Botolnya berbahan dasar plastik tebal dengan aksen doff. Tapi kita bisa melihat sejauh mana produk digunakan. Tutupnya model ulirdengan diameter mulut aplikator mulut botol yang pas untuk tekstur toner seperti Studio Tropik Herbitus ini. Mudah diatur kuantitas saat digunakan tanpa takut meluber. Tak hanya itu pada botolnya tertera expired date sehingga tidak takut jika tidak sengaja box terbuang. Secara keseluruhan, pengemasan produk ini apik dan easy to use. 

CARA PENGGUNAAN

Aplikasikan setelah mencuci muka pagi dan malam hari untuk mengaktifkan "super sponge mode" yang membuat kulit lebih lembut dan kenyal: siap untuk rangkain skincare selanjutnya. 

Tips : Basahi cotton pad dengan Studio Tropik Herbitus Skin Tonic dan tempelkan pada wajah selama 10 menit untuk treatment ekstra. 

TEKSTUR DAN AROMA



Studio Tropik Herbitus Skin Tonic ini teksturnya agak kental dengan konsistensi medium. Tidak terlalu cair seperti toner kebanyakan, tapi tidak terlalu kental juga hampir menyerupai essence. Maka dari itu manfaat produk ini 2-in-1 manfaat toner sekaligus essence. Teksturnya bening dan bisa merasakan konsistensinya. Aromanya seperti sesayyup-sayup tanaman segar. Very refreshing. Aman dan nyaman di penciuman bahkan di kulit sensitf.

KOMPOSISI

Mugwort (Artemisia vulgaris) & Cica (centella Asiatica) : Tanaman kaya akan antioksidan yang menenangkan kemerahan dan menyegarkan kulit.

Black Cumin (Habbatussauda) : Merawat kulit yang mudah berjerawat tanpa membuat kering.



 

PERFORMA

Kesan Pertama Pemakaian :  Aku gunakan pertama kali di malam hari. Aku gunakan kapas dan butuh 3 drops untuk seluruh wajah. Teksturnya yang agak kental jadi butuh waktu nyerap di kapas Selection aku. Yang mana menurutku bagus. Mudah dibalur ke wajah dan sedikit agak tacky. Ringan di kulitku. Tapi yang aku notice, saat herbitus skin tonic nyerap ada efek calming dan shooting yang terasa. kayak nyes gitu ke wajah. Hal lain lagi , aku ngerasa produk setelah herbitus skin tonic ini lebih mudah menyerap. Super sponge mode indeed. 



Setelah Hampir 3 minggu pemakaian : Ternyata aku lebih sering gunakan ini dengan cara di tap-tap ke tangan dan CSM-an daripada saat pemakaian menggunakan kapas (yang biasanya aku gunakan). Gak heran ini benefot nya 2in1, toner sekaligus essence. Karena begitu 3 drops satu layer, aku merasa kulitku sudah cukup terisi. Termasuk hemat karena bisa skip essence yang biasanya nggak pernah ketinggaan di skincare rutinku. Tapi di wajahku hanya bisa sampai dua layer, karena ya itu kulitku udah merasa 'kenyang". 



Sudah sisa tinggal setengah karena aku cukup sering gunakan Herbitus Skin Tonic ini. Progress yang paling nyata adalah saat wajah lagi rewel apalagi mulai timbul hormon jerawat, gak seperih biasanya. Tak hanya itu, gatl gatal yang biasa aku rasakan saat muncul jerawat hormonal lebih bisa diredam. Soothing-nya berasa. Dengan performa yang sesuai klaimnya, menurutku Herbitus Skin Tonic ini patut dicoba. Apalagi jika kamu punya wajah yang gampang rewel dan itchy.



STUDIO TROPIK
HERBITUS SKIN TONIC
Instagram : @studiotropik




1 komentar

  1. Aku bayangin pake ini buat CSM an kok kayanya nikmat bangettt, adem gitu kayanya haha

    BalasHapus

© Natrarahmani
Maira Gall