Apa enaknya jadi mandiri?
bagi setiap orang pasti punya jawabn yang berbeda beda.
Tapi bagi saya, jadi mandiri bikin kita membuka mata, pikiran dan hati ke lingkungan sekitar kita.
Saya bisa mengurus hidup saya, buat keputusan sendiri, bersosialisasi dengan banyak orang, dan jala jalan sesuka hati.. :)
Nah, yang lebih mengenakkan lagi saya pergi sendirian sesuka hati, dan saya baru menyadari begitu banyak hikmah yang saya dapatkan di jalanan. Terkadang kalo kita pergi ke mall, malahan banyak merasa iri dengan orang yang lebih daripada kita. tapi cobalah kita jalan di trotoar banyak banget yang membuat kita lebih bersyukur dengan apha yang kita punya.
Dua hari yang lalu, saya naek angkot ke kampus. Perjalanannya cukup jauh, tapi membuat saya lebih bersyukur dengan apha yang saya punya.
Contohnya saya melihat ada seorang anak dan ibunya, saya mengamati cara mereka ngobrol yang ternyata anaknya seorang bisu. Tapi saya bisa melihat kedekatan dan komunikasi yang intim antara ibu dan anak.
Saya juga melihat kakek dan nenek saling bercanda dan ngobrol dengan semangatnya, serasa muda kembali.
Begitu banyak cinta tumbuh di jalan dengan beraneka ragam.
Mungkin terdengar gampang, tapi bagi saya menjadi mandiri dan tinggal di negeri orang membuat saya jai cewek yang tangguh dalam menghadapi masalah, lebih dewasa dan cerdas dalam mengambil keputusan. Itu yang membuat saya bangga menjadi dii sendiri. Emang terkadang, rasa rindu kepingin pulang dan berkumpul dengan keluarga pasti sesekali muncul, tapi lebih enak kangen-kangenan khan.
Hiduplah mandiri dan kamu akan melihat perbedaan yang membuat pikiran dan hati kamu menjadi luas.. :)
Senin, 22 Maret 2010
i miss our first talk..
lage ngenet, iseng iseng bula friendster lagi.
sumpah aq pengen ketawa sekaligus senyum senyum sendiri.
karena aq tau ini obrolan pertama aq dan dia.
dari saling basa basi sampe yang udah kangen kangenan.
kangen sama kedekatan yang dulu.
yang saat aq dan dia g ketemu sehari ajha, nelponnya udah berkali kali.
saat ketemu, yang ada malah gugup dan pipi jadi merah merona.
pertama pegangan tangan di trotoar, kayak semua aliran listrik nyetrum di jari jari kita.
saat pertama kali kita ngobrol banyak di gasibu tentang dia dean aq, saling mengenal.
saat dibawah pohon rindang kampus, hari minggu kita jadian.
kita curi curi pandang berdua.
saat kita kangen pertama kali karena lama g jumpa karena pulang kerumah masing-masing.
saat liburan pertama kita di jogja.
semua itu bikin aq kepingin nangis sekaligus konyol.
semua itu indah banget untuk dilupakan, apa yang dulu kita perbuat, jalan berdua, naik vespa berdua, duduk malam berdua, dan semua cerita g habis untuk diceritakan.
semua itu nyata.
semua itu bikin aq dan dia jadi satu.
sumpah aq pengen ketawa sekaligus senyum senyum sendiri.
karena aq tau ini obrolan pertama aq dan dia.
dari saling basa basi sampe yang udah kangen kangenan.
kangen sama kedekatan yang dulu.
yang saat aq dan dia g ketemu sehari ajha, nelponnya udah berkali kali.
saat ketemu, yang ada malah gugup dan pipi jadi merah merona.
pertama pegangan tangan di trotoar, kayak semua aliran listrik nyetrum di jari jari kita.
saat pertama kali kita ngobrol banyak di gasibu tentang dia dean aq, saling mengenal.
saat dibawah pohon rindang kampus, hari minggu kita jadian.
kita curi curi pandang berdua.
saat kita kangen pertama kali karena lama g jumpa karena pulang kerumah masing-masing.
saat liburan pertama kita di jogja.
semua itu bikin aq kepingin nangis sekaligus konyol.
semua itu indah banget untuk dilupakan, apa yang dulu kita perbuat, jalan berdua, naik vespa berdua, duduk malam berdua, dan semua cerita g habis untuk diceritakan.
semua itu nyata.
semua itu bikin aq dan dia jadi satu.
Langganan:
Postingan (Atom)
