Rabu, 10 Juli 2019

EMPTIES BEAUTY PRODUCT MAY - JUNE : FROM SKINCARE TO MAKEUP


Akhirnya balik lagi membahas empties product selama bulan Mei - Juni. Niatnya tiap bulan itu ada blog post nya. Tapi sungguh bulan Mei kemaren sibuk dengan urusan domestik dan puasa. Terus empties nya hanya dua waktu bulan Mei jadi ngerasa gak mantep aja.(banyak alasan buat malas menulis. haha)

Produk produk yang habis ini lumayan beragam, mulai dari skincare ke make up. Beberapa aku cinta banget sama produk ini dan sedih kalo habis. Tapi lega juga aku bisa menghabiskan produk ini. Biarpun yang paling sulit mengahbiskan itu Lipcream padahal udah lewat PAO nya (Period After Opening). Jangan diikutin ya, nggak baik. Kelupaan aja setiap belik lipcream mencantumkan label masa PAO nya. Tapi kan semuanya juga butuh proses (alasan lagi). Berikut aku jabarin satu persatu produk yang berhasil aku habiskan dengan periode bulan Mei-Juni. Here we go :

DERMALOGICA PRECLEANSE  (RATE : 4/5)
Price : Rp 150.000
Netto : 30ml


Produk ini aku dapat dari goodie bag event launching Dermalogica di Sun Plaza Medan. Precleanse ini merupakan cleansing oil yang gunanya mengangkat makeup dan kotoran yang menempel di wajah. Produk ini masuknya ke slot first cleanser. Aku cukup takjub dengan kemampuannya mengangkat kotoran tanpa harus bersusah susah menggosok secara ekstra. Lumer ke muka biarpun minusnya di aku perih banget di area mata. Mungkin penggunaan khusus area mata ditotolin dulu produknya ke kapas, kemudian dikompres gitu beberapa detik kemudian diusap. Gak bisa langsung pake tangan.

Aku suka dengan wanginya, wangi floral khas essential oil. Cara penggunannya : balurkan dermalogica precleanse ke muka, pijat dengan gerakan memutar sampe makeup dan kotoran luntur, tambahkan air sedikit ke tangan untuk menghasilkan milk cleanser yang lembut, kemudian basuh sampai bersih. Tada. Wajah kerasa lembab tanpa ada efek ketarik. Bagus dan rekomended. Tapi kalo aku tidak repurchase.

Repurchase : Kayaknya tidak. Karena mini size 30ml aja harganya sungguh mahal yaitu Rp 150.000. Kalo beli full size nya sejutaan. Gak kuat ngeluarin budget segitu hanya untuk cleansing oil. 

BLP (BY LIZZIE PARRA) BEAUTY MATTE LINER (RATE : 4/5)
Price : Rp 99.000 (beli waktu diskon)


Aku dari dulu pengguna Maybelline, bukan karena saking cintanya juga sih tapi karena itu yang aku tahu (sebelum menekuni beauty blogger) dan murah pula. Kenal dengan eyeliner juga Maybelline yang Hyper Sharp. Cuman aku bosan dan ganti lah dengan BLP Matte Liner. Turns out, aku cinta sekali dengan eyeliner ini. Dia aplikatornya brush tipis dan panjang. Buat pemula kayak aku enak banget di apply. Ini hasilnya dead matte bukan glossy. Seperti yang aku suka. Harganya berkisar 100 ribuan dan saat itu aku beli saat BLP sedang sale

BLP Matte Liner ini nggak smudge biarpun ketahanannya kurang. Buat eyelid yang berminyak kayak aku hanya tiga jam juga udah mulai memudar. Tapi memudarnya perlahan bukan langsung amblas kabur grak. Sayangnya karena warna tube nya yang memang warna signature nya BLP, jadi agak jorok buat aku. Mungkin karena aku yang nggak rapi ya cara nutupnya. Tapi kalo soal kemanan packagingnya sih oke nggak bakal meleber jika dibawa ke dalam tas juga. Dead matte black, brush nya presisi, brand local, mudah dibersihkan pula. What's not to love?

Repurchase : Sampe detik ini aku bakal repurchase lagi. Karena sempat nyoba eyeliner dari brand lokal kemaren dan ku gak suka karena kaku banget aplikatornya. Fix cinta sama BLP Matte Liner.

PURBASARI HI-MATTE LIPCREAM SHADE MAGNOLIA (RATE : 3/5)
Price : Rp 50.000

Aku suka banget sama Rollover Reaction shade Maxwell. Pas kemaren RR memutuskan gak bakal restock lagi shade kesayangan sejuta umat itu, akupun patah hati. Karena aku kenal Maxwell 3 tahun yang lalu dan aku pakai till the last drop. Saat acara MBB bareng Purbasari, aku sempat melihat shade Magnolia ini dan ternyata saat itu ini shade terbaru dari seri Hi-Matte Lip cream. 

Warnanya sedikit sama dengan RR maxwell kesukaannku, hanya kurang tone brick nya saja.  Harganya pun murah hanya 50 ribu aku beli kemaren. Warnanya bold lebih ke maroon. Paling suka dengan aplikatornya yang ramping. Dari semua lip cream brand lokal yang pernah aku coba, ntah kenapa punya Purbasari ini yang enak di pakai. Sayangnya, lip cream ini agak cracking bahkan kalo sudah pakai pelembab. Ditimpa lagi pun masih kelihatan biarpun sedikit. Sayangnya lagi, kalo habis makan atau minum di bagian dalam bibir memudarnya agak jelek, aneh lah bentuknya. Tapi aku suka dengan warna shade nya karena penyelamat sekali buat ombre lips karena cocok dipadu padanin dengan warna apa aja. Purbasari Hi-matte Lipcream ini sudah pernah aku review di blog ya Sahabat.

Repurchase : Maybe. Yang aku suka hanya warnanya yang kucari dan aplikatornya yang enak di pakai. Tapi mau nyari brand lain juga yang warnanya senada.

KIEHL'S ULTRA LIGHT DAILY UV DEFENSE SPF 50 PA+++
Price : Rp 75.000
Netto : 5ml 

Aku penggemar setia Kiehl's. Karena brand ini lah yang menyelamatkan mukakku yang sempat breakout parah beberapa tahun lalu. Dan ini percobaan pertama sunscreen dari mereka. Yang aku pakai ini mineral sunscreen nya. Kalo nggak salah varian Daily UV Defense ini ada dua yang satu physical dan mineral sunscreen. Aku belik versi travel size nya dan ternyata aku suka. Aku sempat punya dua sunscreen dari brand berbeda jadi Kiehl's ini aku bawa saat travelling saja karena ringkes. Tidak ada wangi spesifik, teksturnya krim lumer, dan match dengan warna kulit. 

Kiehl's Daily UV Defense seperti namanya emang ultra-light dan cepat menyerap ke kulit. ini bisa sekalian sebagai makeup base. Sayangnya oil control nya kurang dan gak greasy. Mungkin karena aku seringnya pakai ini nggak di set bedak tabur lagi ya. Harganya cukup pricey. Ini aku beli di olshop langganan dibandrol harga 75 ribu. Tahan segala cuaca baik dingin maupun panas. Karena pernah aku bawa saat ke kampung suami yang dingin dan masih stay aja di tempat. Kalau lagi cuaca panas juga nggak luntur. Sunscreen ini nggak meninggalkan white cast ya.

Repurchase : Sepertinya aku mau beli versi Full size nya. Karena aku suka denga  tekstur dan performanya. Biarpun oil controlnya agak kurang, tapi bukan berarti jatuhnya berminyak banget ya.

ROLLOVER REACTION BROWCARA ESPRESSO (RATE : 5/5)
Price : Rp 99.000 (beli waktu diskon)


Aku paling jarang pake pensil alis. Karena tipikalnya gak bisa berlama lama di depan kaca karena dua anak yang butuh perhatian ekstra. Seringnya make up ringkes, hap hap rapi langsung jadi. Jadi ini pembelian yang aku suka dan menjadi terfavorit aku yaitu Browcara shade Espresso dari Rollover Reaction.

Warnanya senada dengan warna alisku. Spolie nya enak dan tekstur dari browcara ini pekat dan memeluk alis dengan cukup baik. Brush nya lembut dan pegangannya mantep. Gak bakal takut ketebalan dan hasilnya pun tampak natural. Selalu jadi favorit aku mau punya alis rapi dan tebalnya pas terlihat natural yang tidak butuh waktu lama didepan kaca. Sampai sekarang aku masih sedih Browcara ini habis. Rollover Reaction mengeluarkan 3 shade dari produk ini yaitu Espresso, cappucino, dan transparant. Nama shade nya jadi kebayang pengen duduk manis di coffee shop (alasan). Sudah pernah aku review juga secara lengkap di blog ya.

Repurchase : Definitely. Suka banget aku dengan browcara ini.

ARIUL JUICE CLEANSE MASK (RATE : 4/5)
Price : Rp 34.000/each
Varian : Pore Toning, Lift&Firm, Moisture, Brightening


Sebelumnya aku sudah pernah pakai dan review Ariul 7 Days mask dan sejujurnya aku gak suka dengan bahan sheet mask nya yang susah menempel ke wajah. Tapi aku nggak nyerah donk. Aku coba seri yang lain yaitu Ariul Juice Cleanse Mask. Aku beli di Sociolla waktu itu lagi diskon setengah harga nya. Siapa coba yang nggak minat.

Aku beli empat varian yaitu : Pore Toning Recipe, Lift&Firm Recipe, Moisture Recipe, dan Brightening Recipe. Tentu lagi lagi aku tertarik dengan embel embel sheet mask ini mengandung pure juice yang memang powerful. Buat di minum aja enak apalagi di pasangin ke muka. Begitu pikirku. Tentu selalu ada alasan membeli sheet mask ya Sahabat.Haha.

Ini bakal aku review lengkap di blog soal cons dan pros nya. Tentu salah satu yang aku suka dari seri ini adalah bahan sheet mask nya yang pas memeluk muka tanpa takut jatuh. Karena bahannya beda dengan seri 7 Days mask. Seri sheet mask Ariul ini bahannya dari serat jagung. Sementara 7 Days mask dari serat eucalyptus.

Repurchase : Maybe. Tapi sepertinya aku ingin coba yang Ariul Juice Cleanse Mask 2x karena lebih powerful dari pada seri terdahulu nya.

Sekian dulu empties yang dikumpulkan Mei-Juni ya Sahabat. Tunggu empties selanjutnya. :D






23 komentar

  1. Banyak ya make up dan skin care nya. Sepertinya aku ingin coba yang BLP karena aku ga bisa pake eyeliner. Apa yg ini lebih gampang dipakainya ya? Hehehe

    BalasHapus
  2. Daku juga suka warna lipcreamnya dari purbasari. Hanya saja kalau ada jejak menempel pas usai minum memang gak asik

    BalasHapus
  3. Baca ini jdi termotivasi untuk mnghabiskan dermalogica juga.

    BalasHapus
  4. Ihh aku sukakk banget sma eyelinernya nih mba..tipis kuasnya jadi diaplikasikan di mata natural ..rekomended banget mba jadi mau belii

    BalasHapus
  5. Kok, yang Kiehl gak ada ratenya? Tetapi, kalau saya boleh menyimpulkan kayaknya ratenya 4 atau 5, ya?

    BalasHapus
  6. Aku juga pernah nyobain beberapa liner tapi belum Nemu yang cocok nih. Kayanya BLP kudu dicoba.

    BalasHapus
  7. Dari berbagai produk kecantikan yang diulas di atas sepertinya saya tertarik dengan skincare dari Kiehl yang kata bisa tahan segala cuaca. Jadi pengen coba deh.

    BalasHapus
  8. Aku tertarik sama Ariul Juice Clean Mask dan pingin nyoba berbagai variannya

    BalasHapus
  9. Wah jadi keingetan deh. Aku apaan ya yang habis? Bedak sama mosturizer nih. Tapi beli laginya gak merk yang sama. Nyobain yang baru yang katanya bagus. Semoga deh cocok d aku. :D

    BalasHapus
  10. Wah rajin banget bikin ulasan tentang produk yang sudah dipakai. Kadang kalau produk kesayangan habis itu emang kita suka sedih ya. Walaupun bisa dapat gantinya tapi suka berasa beda aja

    BalasHapus
  11. Aku pernah dapet sample size kiehls sunscreen dan emang enak banget gak bikin belang, sayangnya harganya mahal jadi mikir2 deh beli yg full size 😁

    BalasHapus
  12. Saya juga punya beberapa kosmetik dan skin care .. beberapa sih dari wardah.. yaitu eyeliner, lipstik sama BB cussionnya.. emang cocok cocokkan sik yaaaa kalo menyangkut kulit wajah

    BalasHapus
  13. Aku begitu habis, ya langsung buang, ibuk hehe lupa tulis begini. Btw itu lipstik purbasari, suka aku warnanya.

    BalasHapus
  14. Himatte Lipcream purbasari emang juara ya kak. Tapi puput lebih juga matte lipsticknya yg shade 90 uda bolak balik repurchase.

    BalasHapus
  15. Aku cuma pernah pakai Purbasarinya haha. Kalau Purbasari bukannya udah jelas kyk kapan tgl kadluwarsa abis dibuka gtu mbak? Penasaran sama sunscreen Kiehl mbak, kalau kemasan full sizenya berapa ml?

    BalasHapus
  16. Tapi make up itu baking lagi ke kondisi kulit kita ya kan Kak? Soalnya aku galau mau ganti karena udah ngerasa cocok banget dan nyaman banget pakai brand yg ini

    BalasHapus
  17. Aku suka lipennya. Apalagi yang matte dan gak nempel pada makanan. Dan lipen paling aku bawa kemana-mana.

    BalasHapus
  18. Dari dulu penasaran sebenarnya sama lipcream purbasari tapi karena rata-rata lipcream kalau kupakai hilangnya jelek banget kalau dibawa makan akhirnya nggak kebeli-beli

    BalasHapus
  19. Tertarik dengan eyelinernya, selain pemulas bibir produk yg aku suka itu eyeliner. Soalnya bikin penampilan terlihat beda. Cuma kl eyeliner kadang masih ragu buat beli-beli, takut ga bisa mengaplikasikan...

    BalasHapus
  20. Tolong itu Dermalogica aku suka bangettttt.. Tapi gimana dong mahal banget.. Huhuhuu

    BalasHapus
  21. Dermalogicaku kalau nggak ingat" pao uda ku awetin sampe tua wkwk

    BalasHapus
  22. Wah keren kak, bisa habisin produk2 make up. Aku belum pernah habis nih pakai make up, sampai lewat PAO nya. :(

    BalasHapus
  23. Aku tertarik pengen coba ariul sheet masknya mba tapi harganya lumayan yah agak mahal buat aku,tunggu kalau diskon aja deh baru beli 😅

    BalasHapus

© Natrarahmani
Maira Gall